Gereja samudera biru

Gereja samudera biru

Teks: Yesaya 60:1
"Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu."

Shalom, saudara-saudariku terkasih dalam Tuhan Yesus. Hari senin kemarin saya mengikuti sebuah pertemuan fellowship yang diadakan oleh BMGK di kota kami (BMGK harap jangan dipelesetkan menjadi BMKG).
Ayat yang disampaikan dalam renungan adalah dari Matius 5:16

"Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."

Dalam renungan tersebut, beliau antara lain mengemukakan bahwa salah satu problem besar yang kerap ditimbulkan oleh gereja-gereja saat ini adalah saling serobot baik domba maupun pengerja gereja.*

Survei Bilangan
Saya jadi teringat diskusi dengan seorang pendeta muda mengenai hasil survei baru-baru ini oleh Bilangan Research Center.** Dari survei terhadap lebih dari 4000 gereja di Indonesia, dan dengan margin error tidak lebih dari 1,5%, salah satu temuan yang mengejutkan adalah bahwa jumlah gereja memang bertambah dalam 10 th terakhir, namun jumlah jemaat Kristen secara agregat hanya tumbuh tidak lebih dari 4.5% dalam kurun waktu yang sama.
Dengan kata lain, muncul gejala-gejala yang kurang sehat:
- gereja-gereja saling berebut domba dan pengerja
- gereja-gereja sibuk menjadi yang paling atraktif (bersolek)
- kurang upaya serius untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat
Dan tepat seperti itulah yang disebut dengan gereja di lautan merah, lihat (1). Lalu bagaimana langkah agar para pimpinan gereja bisa melampaui lautan merah yang tidak sehat menuju samudera biru?

Beberapa tips
Ada beberapa hal yang membedakan gereja lautan merah dan gereja samudera biru, di antaranya:
1. Gereja samudera biru tidak sibuk menjadi paling atraktif, namun berusaha memenuhi kebutuhan orang-orang di sekitar mereka. Caranya adalah foks menjangkau non-churchgoers ketimbang berfokus menarik jemaat gereja lain.
2. Gereja samudera biru berusaha meneladan Yesus dan para murid (Luk. 10:1-2), bukannya menjadi kaku dan legalistik seperti kaum Farisi dan Saduki.
Lihat juga buku dan paper asli Prof. W. Kim (2)(3).

Selain itu ada beberapa hal lain yang juga perlu dipertimbangkan:
a. Gereja adalah organisasi yang kaordik, jadi pemimpin mesti luwes dan lentur(6).
b. kepemimpinan gereja mesti menyesuaikan dengan ukuran gereja, apakah besar atau kecil (4)(5)
c. Mesti belajar mengembangkan pelayanan yang ramah dan penuh kasih (compassionate hospitality).

Kebetulan minggu lalu saya mengantarkan seorang pasien gagal ginjal ke sebuah rumah sakit Kristen di dekat kota kami, dan moto yang digunakan adalah: compassionate hospital.***
Selain itu juga perlu mengembangkan lingkungan kerja yang penuh kasih dan ramah (compassionate workplace), lihat misalnya (7).

Bagaimana dengan gereja Anda?

Versi 1.0: 21 februari 2018, pk. 12:07
VC

Catatan:
* terimakasih kepada Pdt. Ishadi Gunawan
** terimakasih kepada Pdt. Yoel Ang yang telah berbagi survei Bilangan Research
** ini adalah moto RS Baptis, Batu.

Referensi:
(1) https://www.biblicalleadership.com/blogs/why-churches-need-blue-ocean-rather-than-red-ocean-strategies/
(2) W. Chan Kim and Renee Mauborgne. Blue Ocean Strategy: How to Create Uncontested Market Space and Make the Competition Irrelevant (Boston: Harvard Business Review Books). - sudah diterjemahkan ke dalam bhs indonesia
(3) W. Chan Kim and Renee Mauborgne. Harvard Business Review, 2004. Url: https://hbr.org/2004/10/blue-ocean-strategy
(4) Timothy Keller. http://seniorpastorcentral.com/wp-content/uploads/sites/2/2016/04/Tim-Keller-Size-Dynamics.pdf
(5) John Koessler. The Dynamics of small church ministry. TMS 3/2, 1992. Url: https://www.tms.edu/m/tmsj3g.pdf
(6) Len Hjalmarson. Leadership in the chaordic age. Url: http://www.academia.edu/3689923/Leadership_in_the_Chaordic_Age
(7) Meysam Poorkavoos. Towards a compassionate workplace in the events and hospitality sector. Roffey Park Institute, 2017. Url: https://www.mia-uk.org/write/MediaUploads/Resources/Towards_a_more_compassionate_workplace_in_the_events_and_hospitality_sector.pdf


Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013, Line: @ThirdElijah, IG: @ThirdElijah
***books: http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://nulisbuku.com/books/view_book/9694/sastra-harjendra-ajaran-luhur-dari-tuhan-a5
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://nulisbuku.com/books/view_book/9661/teologi-yesus-sobat-kita-10-artikel-dialog-antara-teologi-dan-sains
http://nulisbuku.com/books/view_book/9693/jalan-yang-lurus-manual-anak-anak-terang-a5
http://www.mdpi.com/journal/mathematics/special_issues/Beyond_Quantum_Physics_Computation

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Arti Logo GKI

Sedikit waktu lagi...(report from Sadhu Sundar Selvaraj )

Pengakuan Iman Nicea - Konstantinopel