Postingan

Sejarah nama Indonesia

Sejarah nama Indonesia

Ringkasan
Meski kepulauan yang dikenal sebagai "Dwipantara" sudah dikenal dalam sastra kuno India seperti Mpu Valmiki, namun kata Indonesia diusulkan pertama kali oleh sarjana Skotlandia bernama James Richardson Logan.

Lihat kutipan berikut:*
"Dalam JIAEA Volume IV itu juga, halaman 252-347, James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago ("Etnologi dari Kepulauan Hindia"). Pada awal tulisannya, Logan pun menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan yang sekarang dikenal sebagai Indonesia, sebab istilah Indian Archipelago ("Kepulauan Hindia") terlalu panjang dan membingungkan. Logan kemudian memungut nama Indunesia yang dibuang Earl, dan huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia."

Tentu tidak perlu dihubung-hubungkan dengan Logan yang wolverine itu lho...:-)
Artikel ini diunggah di sini untuk memberikan gambaran yang lebih otentik tentang as…

RUMAH SANG GARUDA DI TANAH NUSANTARA

CATATAN INDIA DARI ABAD PERTAMA: RUMAH SANG GARUDA DI TANAH NUSANTARA
(Tulisan kedua dari Tiga Tulisan)

Oleh Dr. Bambang Noorsena 

1. PURWAKA

Pada waktu pemgusulan rancangan lambang negara, Partai Masyumi menolak simbol garuda Pancasila yang berbadan manusia, karena mirip dengan mitologi. Namun kalau kita meminjam definisi Mircea Eliade, mitos sebagai "simbol-simbol yang dikemas dalam bentuk naratif", justru maknanya positif. Mitos menceritakan hal yang sakral, yaitu kehidupan ilahi yang adikodrati", yang ternyata bisa menjadi sangat dekat dengan kehidupan manusia (Daniel L. Pas, 2001:269). Dalam makna yang demikian, mitos bukanlah sekedar dongeng belaka, melainkan justru bisa menjadi kekuatan luar biasa dalam menarasikan simbol-simbol dan ide-ide besar sebuah bangsa, khususnya pada saat-saat revolusi kemerdekaan Indonesia.

Istilah  गरुड "garuda" telah diadaptasi dari bahasa Sanskerta, kendaraan Wishnu yang aslinya sejenis burung elang rajawali.  Seja…

Setelah Hilang Selama 500 Tahun, Injil Langka Kembali Ditemukan

Gambar
Setelah Hilang Selama 500 Tahun, Injil Langka Kembali Ditemukan 
Zahrina Yustisia Noorputeri
© Disediakan oleh Kumparan Injil Langka di Katedral Canterbury Setelah hilang selama 500 tahun, sebuah Injil berukuran buku saku yang berasal dari abad ke-13 berhasil ditemukan kembali oleh Katedral Canterbury, Inggris.Katedral Canterbury menemukan Injil ini dijual di London seharga 100.000 poundsterling atau sekitar Rp 1,85 miliar. Injil tersebut dibeli dengan menggunakan dana hibah dari National Heritage Memorial Fund sebesar 96.000 pounds (Rp 1,7 miliar) dan sisanya didapatkan dari uang hasil donasi.Injil dari Abad Pertengahan tersebut diberi nama Lyghfield Bible. Injil itu merupakan milik seorang biarawan katedral tersebut di masa itu. Injil tersebut diduga diproduksi di Paris. Bahasa yang digunakan dalam Injil tersebut adalah bahasa Latin dan kertas yang digunakan merupakan kertas perkamen yang mirip tisu.Halaman dalam Injil diberi hiasan dan ini merupakan satu-satunya Injil dari Abad P…