Postingan

Menyikapi berkat dan kegagalan dengan ucapan syukur

Menyikapi berkat dan kegagalan dengan ucapan syukur

Acara: khotbah minggu pagi tgl 31 desember 2017
Jam: 07:00 - 08:30
Teks: Lukas 2:22-40

Shalom, bapak-bapak, ibu-ibu dan saudara-saudari terkasih dalam Tuhan Yesus. Saat ini kita berada di ujung tahun 2017. Esok kita akan memasuki Tahun Baru 2018. Bolehkah saya mengajak kita semua merenungkan sejenak tentang perjalanan hidup kita di tahun ini, dengan menjawab dua pertanyaan ini dengan jujur:
a. manakah yang lebih banyak Anda alami, berkat atau musibah?
b. Manakah yang lebih banyak Anda alami tahun ini, keberhasilan atau kegagalan?
Mari kita luangkan waktu 5 menit untuk merenungkan pertanyaan di atas.
Bapak ibu, khotbah ini jika diringkas terdiri dari 3 poin:

Poin khotbah:
1. Menyikapi semua kegagalan dengan ucapan syukur
2. Hidup dengan hati yang suci
3. Hidup dalam perjumpaan dan persahabatan yang karib dengan Tuhan

Penjelasan poin:

1. Menyikapi semua kegagalan dengan ucapan syukur

Hal pertama yang dapat kita renungkan dari kisah Si…

Bagaimana mengikut Yesus?

Bagaimana mengikut Yesus?

Teks: Roma 14:17
"Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus."


Banyak orang Kristen berpikir bahwa mengikut Yesus itu mudah. Dan kamu akan makin berhasil, makin kaya, makin sehat, pokoknya bebas dari berbagai kesulitan.

Bukan demikian.

Bukankah ada tertulis bahwa : "Kerajaan Allah bukanlah tentang makanan dan minuman." Juga bukan tentang kekayaan, keberhasilan, kesehatan, karir dll.

Bapa di sorga memang memelihara semua umat-Nya. Jadi jangan khawatir akan hal-hal dunia itu. Namun Bapamu yang di surga jauh lebih peduli akan pertumbuhan spiritualmu.

Jadi Tuhan ingin kamu hidup bergaul akrab dengan Dia, mencari Wajah Tuhan, senantiasa dengar-dengaran akan Dia, dan setia menuruti perintah-perintah-Nya dari menit ke menit, jam ke jam, hari ke hari, bulan ke bulan.

Itulah makna mengikut Yesus Kristus. Perhatikan kisah Marta dan Maria berikut ini.


Makna kisah Maria d…

Kepemimpinan Yesus

Kepemimpinan Yesus

Shalom, selamat sore saudaraku yang terkasih. Memang sudah banyak buku yang diterbitkan tentang topik yang satu ini, baik untuk kepemimpinan dalam organisasi bisnis dan pemerintahan, dan juga kepemimpinan dalam lembaga rohani seperti misi atau gerejawi. Namun toh topik ini sepertinya tetap aktual untuk dibahas.

Definisi kepemimpinan
Kepemimpinan adalah sebuah konsep yang sangat beragam dan luas. Namun, para penulis masalah-masalah kepemimpinan pada umumnya mengaitkan konsep ini dengan pengaruh. John C. Maxwell misalnya, menuliskan hal itu dalam bab pertama yang dengan jelas diberinya judul: The definition of leadership: influence (1993). Peter Northouse merumuskan agak berbeda, yaitu bahwa kepemimpinan adalah sebuah proses ketika seseorang memengaruhi suatu kelompok untuk mencapai tujuan bersama.(10)
Namun agaknya kedua definisi tersebut dipengaruhi oleh pemikiran di barat yang terlalu menumpukan proses perubahan pada diri seorang pemimpin yang kharismatik. Peter Se…

Kudus

Kudus

Judul: Bagaimana hidup berkenan di hadirat Tuhan?*

(You must be holy, because God is Holy.)

Teks: Imamat 20:26
"Kuduslah kamu bagi-Ku, sebab Aku ini, TUHAN, kudus dan Aku telah memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain, supaya kamu menjadi milik-Ku."

Teks: I Petr. 1:16
"sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus."

Shalom, saudara-saudariku yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus. Banyak di antara kita yang ingin hidup berkenan di hadirat Tuhan, lalu kita melakukan banyak hal seperti: rajin beribadah setiap minggu di gereja, mengikuti kelas pemahaman Alkitab, ikut paduan suara, aktif melayani di komisi ini-itu, membuat kelas pemahaman alkitab bagi kaum profesional, melayani sebagai guru sekolah minggu, rajin bersaat teduh, rajin berdoa dan membaca Alkitab setiap pagi, secara rutin memberikan persembahan bulanan. Lalu kita merasa puas, bahwa kita telah hidup berkenan di hadirat Tuhan. Benarkah demikian?
Memang semua hal di atas cukup baik, namun tidak cuk…

Makna lima roti dan dua ekor ikan

Makna lima roti dan dua ekor ikan

(The meaning of five loaves of bread and two fishes.)

catatan: artikel ini dipersiapkan dalam rangka ikut memperingati 500 tahun Gerakan Reformasi Gereja yang dipelopori oleh Martin Luther, tgl. 31 oktober 1517.

Teks: Mat. 14:14-20
14 Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit.
15 Menjelang malam, murid-murid-Nya datang kepada-Nya dan berkata: "Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa."
16 Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan."
17 Jawab mereka: "Yang ada pada kami di sini hanya lima roti dan dua ikan."
18 Yesus berkata: "Bawalah ke mari kepada-Ku."
19 Lalu disuruh-Nya orang banyak itu duduk di rumput. Dan setela…

Garam

Garam

Judul: Bagaimana menjadi garam dan terang?*

(How you can be the salt and the light of the world.)

Teks: Matius 5:13-16
13 † "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.
14 † Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
15 Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.
16 † Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."

Shalom, saudara-saudariku yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus. Tentu kita semua telah sering mendengar perintah Tuhan Yesus ini, bahwa kita adalah garam dan terang dunia. Kita pasti juga telah berusaha keras menjadi garam yang asin dan pelita yang bercahaya. Namun, kalau kita mau jujur,…

Pelajaran dari Matius pasal 25

Pelajaran dari Matius pasal 25

(Lessons from the Gospel of Matthew chapter 25)

Shalom, saudara-saudari yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus. Banyak orang Kristen yang ingin segera menyongsong Yesus yang akan segera datang. Tapi, bagaimana caranya?
Pagi ini (12/11/2017), saya mendengarkan firman yang ditaburkan oleh Bp. Nicholas Kurniawan. Khotbah yang disampaikan sungguh memberkati, yaitu bagaimana kita dapat mengerti makna tersembunyi dari Matius pasal 25:1-13, tentang gadis-gadis yang bijaksana dan gadis-gadis yang bodoh. Tentu kita ingin bertanya: termasuk yang manakah saya, gadis yang bijaksana atau yang bodoh?
Ada beberapa hal yang cukup penting untuk dibagikan berdasarkan khotbah pagi ini.
Sebenarnya, perikop ini merupakan rangkaian dari nubuat Yesus Kristus tentang akhir zaman mulai dari pasal 24 hingga 25. Namun dalam kesempatan ini hanya akan dibahas tentang 3 perikop dalam Matius pasal 25. Mari kita mulai dengan perikop 25:1-13.

A. Gadis-gadis yang bijaksana dan yang bodo…