Postingan

Sejarah Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jawa Timur

Gambar
GKI RESIDEN SUDIRMAN SURABAYA

Sekitar tahun 1929, Liem Soei Tioe sekeluarga yang berasal dari Mojokerto biasa mengadakan “koempoelan roemah tangga” atau “bidstond” di Gang Bogen, Tambaksari yang menjadi cikal bakal Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jawa Timur. Kawasan jalan Residen Sudirman (Ressud) telah memainkan peran penting dalam kancah sejarah awal GKI Jatim.Ds. HAC Hildering yang pernah diutus ke Amoy, Tiongkok; tahun 1932 ditugasi mengembangkan gereja Kristen Tionghoa di Jawa Timur sampai tahun 1952. Selama 20 tahun Hildering tinggal di jalan Ketabangkali 13, Surabaya. Pelayanannya terfokus di kawasan Jl. Residen Sudirman, Surabaya Timur. Ada satu tempat bersejarah yang tidak jauh dari Gang Bogen, yaitu di jalan Kapasari 95, Surabaya. Di situlah awalnya diselenggarakan kebaktian dengan memakai gedung Christelijk Chinese Hollandse School (CCHS).
Ds. Oei Liang Bie menerima panggilan dari GKI Jatim Surabaya tahun 1953 dan ditahbiskan sebagai pendeta jemaat tanggal 6 Januari 1954. I…

Sejarah Sinode GKI

Gereja Kristen Indonesia (GKI) dapat dikatakan sebagai sebuah “gereja baru” di Indonesia sebagai buah penyatuan dari GKI Jawa Barat, GKI Jawa Tengah, dan GKI Jawa Timur.
Berdirinya GKI melewati perjalanan sejarah yang panjang, dimulai dengan berdirinya ketiga gereja yang menyatu itu sebagai gereja yang berdiri sendiri-sendiri. Pada tanggal 22 Februari 1934 di Jawa Timur berdirilah gereja yang kemudian disebut GKI Jawa Timur. Demikian juga, pada tanggal 24 Maret 1940 di Jawa Barat berdirilah gereja yang kemudian disebut GKI Jawa Barat, dan pada tanggal 8 Agustus 1945 di Jawa Tengah berdirilah gereja yang kemudian disebut GKI Jawa Tengah.
Sejak tanggal 27 Maret 1962 ketiga gereja itu memulai upaya menggalang kebersamaan untuk mewujudkan penyatuan GKI, dalam wadah Sinode Am GKI. Sesudah melewati perjalanan hampir tiga dekade lamanya, pada tanggal 26 Agustus 1988 ketiga gereja tersebut diikrarkan menjadi satu gereja yang diberi nama GKI.
Berikut ini adalah perjalanan sejarah proses un…

VISI – MISI SINODE GEREJA KRISTEN INDONESIA

VISI – MISI SINODE GEREJA KRISTEN INDONESIA Visi kami adalah: GKI menjadi mitra Allah dalam mewujudkan damai sejahtera di dunia. Misi kami adalah: Mengembangkan spiritualitas yang berpusat pada hubungan yang hidup dengan Allah. Mewujudkan dan meningkatkan persekutuan orang-orang percaya tanpa memandang perbedaan-perbedaan jenis kelamin, usia, suku bangsa, bahasa, budaya, kebangsaan, status pernikahan, dan status sosial ekonomi. Mengupayakan agar anggota-anggotanya hidup dalam kasih dan persaudaraan yang akrab dan hangat sebagai tubuh Kristus. Melaksanakan kesaksian dan pelayanan dalam masyarakat. Memperjuangkan perwujudan keesaan gereja dan persaudaraan umat manusia. Meningkatkan kecintaan anggota-anggotanya terhadap GKI sebagai tubuh Kristus. Meningkatkan pertumbuhan anggota.
source: http://www.gki.or.id/visi-misi-sinode-gereja-kristen-indonesia/

Arti Logo GKI

Logo GKI terdiri dari 4 (empat) komponen utama yaitu perahu, salib, gelombang, serta Alfa Omega, berikut ini adalah maknanya : Perahu melambangkan gereja Tuhan yang bergerak maju memenuhi tugas panggilannya di dunia dan pengakuan GKI sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari gereja-gereja Tuhan untuk mewujudkan Gereja Yang Esa di Indonesia dan di dunia. Salib melambangkan kasih dan pengorbanan Tuhan Yesus Kristus yang menentukan jalan hidup GKI. Gelombang melambangkan dunia yang penuh tantangan dan peluang di mana GKI diutus. Alfa dan Omega melambangkan Tuhan Allah yang kekal, yang berkuasa menetapkan dan menyertai seluruh perjalanan GKI.

Pengakuan Iman Nicea - Konstantinopel

Aku percaya kepada Allah yang Esa, Bapa yang Mahakuasa, Pencipta langit dan bumi, serta segala sesuatu yang nampak maupun tak nampak. Dan kepada satu Tuhan Yesus Kristus, Anak Tunggal Allah, dilahirkan dari Bapa sebelum segala ciptaan; Allah dari allah, Terang dari terang, Allah sejati; dilahirkan, bukan diciptakan, sehakekat dengan Bapa, dan dari pada-Nya segala sesuatu diciptakan. Yang bagi kita umat tebusan-Nya, turun dari surga, dan berinkarnasi dengan pimpinan Allah Roh Kudus melalui anak dara Maria, dan menjadi serupa dengan manusia; disalibkan bagi kita pada masa Pontius Pilatus; menderita dan dikuburkan; dan pada hari yang ketiga bangkit kembali, sesuai yang dinubuatkan dalam Alkitab; naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa; dan Ia akan datang lagi, penuh kemuliaan, untuk menghakimi yang hidup dan yang mati; dan Kerajaan-Nya akan kekal selamanya. Aku percaya kepada Roh Kudus, Tuhan dan Sumber Kehidupan; keluar dari Allah Bapa dan Allah Anak. Bersama-sama dengan Allah…

Pengakuan Iman Rasuli

Aku percaya kepada Allah Bapa yang mahakuasa, Khalik langit dan bumi, Dan kepada Yesus kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, Yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, Yang menderita dibawah pemerintahan Pontius pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun kedalam kerajaan maut, Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati, Naik ke sorga, duduk disebelah kanan Allah, Bapa yang mahakuasa Dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan mati Aku percaya kepada Roh Kudus; Gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; Pengampunan dosa; Kebangkitan orang mati; Dan hidup yang kekal.