Tuhan yang mati dan bangkit
Teks: Yoh. 15:13
"Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya."
Shalom, selamat siang saudara-saudari terkasih dalam Tuhan Yesus. Ketika akan menulis renungan ini, saya teringat akan diskusi beberapa bulan lalu dengan seorang profesor fisika asal Italia, yang menyangkal bahwa akan datang murka Tuhan "the wrath of God." Begini kira-kira argumennya: Tuhan dalam Injil begitu penuh cinta, dan ini berbeda dengan gambaran Tuhan dalam PL. Jika Tuhan adalah cinta, maka tidak mungkin akan ada murka Tuhan. Benarkah pendapat beliau?
Paradoksal
Memang ada banyak paradoks dalam kitab Suci, 2 di antaranya:
(a) Tuhan yang begitu dahsyat dan perkasa dalam PL, tiba-tiba menjadi begitu rapuh dan lemah lembut dalam PB, bahkan mati secara amat mengenaskan di kayu salib.
(b) namun Tuhan yang lemah lembut itu menjadi penuh murka dalam Kitab Wahyu.
Kalau dibaca sekilas, sepertinya ada suatu transisi fase dari theology of divine choice (PL), menuju ke theology of divine love (NT Gospels), menuju ke theology of divine power (Revelation). Benarkah demikian?
Namun sebenarnya tidak demikian. Kalau dibaca dengan jelas, Kitab Suci menubuatkan pengorbanan Yesus sejak awalnya (Kej. 3), yang kemudian digenapi oleh kedatangan, karya dan kematian Yesus Kristus, sebagaimana dikisahkan oleh keempat Injil.
Paradoks ini mirip dengan penciptaan. Ada pertanyan besar, apakah alam semesta memiliki awal atau bersifat eternal? Temuan kami menunjukkan bahwa jawabnya adalah keduanya sekaligus, jadi sekaligus ada permulaan waktu dalam waktu, lihat paper kami (8).
Lalu bagaimana dengan kitab Wahyu? Menurut John Walvoord, tujuan penulisan kitab Wahyu adalah: "to reveal Jesus Christ as the glorified One in contrast to the Christ of the Gospels, who was seen in humiliating and suffering."
Penulis juga pernah memperoleh penglihatan beberapa waktu lalu, bahwa murka Tuhan telah siap ditumpahkan ke dunia, karena begitu banyak orang (termasuk yang mengaku Kristen) secara praktis telah melupakan Tuhan. Hal ini mirip dengan nubuat Yesus, bahwa kedatangan-Nya mirip dengan zaman Nuh: ketika semua orang melupakan Tuhan, maka penghukuman datang.
Namun, mari kita membahas dulu poin (a) di atas: bagaimana Tuhan yang maha dahsyat bersedia untuk mati untuk umat-Nya?
Beberapa penjelasan untuk Tuhan yang mati:
(1) guru desa yang menjadi korban politik
Gagasan ini biasanya dipelopori oleh para ahli PB yang mengusung teori Yesus Sejarah sebagai kontras dari Kristus Iman.
Pada intinya, bagi mereka Yesus sebagai tokoh sejarah mungkin jauh berbeda dari apa yang digambarkan oleh Kitab Suci. Pada dasarnya, gagasan tersebut lebih banyak fiksinya daripada realitas, meski dilabeli dengan istilah "studi historis kritis." Lihat misalnya majalah National Geographic edisi desember 2017, yang menelusuri bukti-bukti arkeologis akan data-data Injil. Misalnya, Injil Yohanes kerap dianggap kurang memiliki nilai historis, namun justru penggalian menunjukkan adanya sisa kolam Betesda di mana Yesus pernah menyembuhkan seorang lumpuh.
(2) Juruselamat yang setengah mati
Sebagian orang berusaha menjaga "kemuliaan" Tuhan yang maha dahsyat itu dengan menyebar rumor bahwa Yesus sebenarnya tidak mati, namun hanya mati suri beberapa hari. Lalu dirawat dengan rempah-rempah khusus, dan akhirnya sembuh lalu menyingkir ke India (atau Tibet).
Namun ide ini sangat spekulatif, karena tidak ada satu bukti laporan sejarawan tentang hal ini.
Bahkan laporan palsu yang dibuat oleh orang Farisi dan para tetua Yahudi pada zaman itu hanya mengatakan bahwa mayat Yesus dicuri oleh para murid. Artinha mereka mengakui bahwa Yesus memang mati secara fisik.
(3) Tuhan sudah mati
"Tuhan sudah mati" (bahasa Jerman: "Gott ist tot") adalah sebuah ungkapan yang banyak dikutip dari Friedrich Nietzsche. Ungkapan ini pertama kali muncul dalam Die fröhliche Wissenschaft. "Tuhan sudah mati" tidak boleh ditanggapi secara harafiah, seperti dalam "Tuhan kini secara fisik sudah mati"; sebaliknya, inilah cara Nietzsche untuk mengatakan bahwa gagasan tentang Tuhan tidak lagi mampu untuk berperan sebagai sumber dari semua aturan moral atau teleologi.(3)
Inilah filsafat yang melatari aksi ekspansif Hitler dan partai Nazinya dalam merebut kekuasaan di Jerman, lalu memicu PD2.
Dan hingga kini cukup banyak teologi radikal yang dikembangkan bertolak dari gagasan Nietzsche tsb.
(4) Tuhan yang mati dan bangkit
Saya menduga ini merupakan salah satu paradoks dan misteri terbesar Kitab Suci, bahwa Tuhan - Sang pemilik dunia - membiarkan diri-Nya dipermainkan oleh orang-orang lalim, membiarkan diri-Nya diperlakukan begitu tidak adil, bahkan sampai menjalani hukuman mati di kayu salib meski tidak didapati kesalahan apapun pada-Nya. Namun dengan cara itulah Ia menghancurkan kepala ular tua yaitu Iblis, dengan cara menyediakan jalur keselamatan bagi semua mereka yang percaya kepada-Nya, bagaikan ular tembaga pada zaman Musa (Nehustan).
Ia juga menunjukkan kekuasaanNya atas maut dengan bangkit pada hari ketiga.
(5) seorang yang rela mati untuk sahabat-sahabatNya.
Namun ada misteri kasih Ilahi yang jauh lebih besar dan menyentuh, bahwa pada akhirnya, Yesus merelakan nyawa-Nya bagi semua orang yang mau menjadi sahabat Allah, yaitu para murid Yesus.
Seperti dalam kalimat Yesus yang terkenal:
"Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya."
Artinya, Yesus sudah membuktikan betapa besar cinta-Nya kepada semua murid, meski mereka semua lari tunggang-langgang ketika Yesus ditangkap. Dan Yesus berdoa agar Bapa di surga mengampuni mereka semua, termasuk para serdadu yang mengundi jubah-Nya.
Ketika memikirkan hal ini, penulis teringat akan Arnauld Beltrame, seorang polisi biasa yang menyerahkan hidupnya ganti orang-orang yang disandera teroris pekan lalu di Perancis. Dia akhirnya tewas terbunuh.
Dan Macron mengadakan upacara militer untuk mengenang jasa Beltrame sebagai pahlawan Perancis.
Betapa lebih besar lagi apa yang dilakukan Yesus yang menyerahkan nyawa-Nya ganti hukuman bagi umat manusia. Itulah sebabnya Allah mengaruniakan kepada Yesus segala kuasa di bumi dan di surga.
Inilah yang dimaksudkan oleh penulis Kitab Wahyu yang menulis:
"Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa." (Wahyu 5:9)
Lagu penutup
Ijinkan saya menutup artikel ini dengan sebuah pujian yang cukup lawas:
Ku mau cinta Yesus selamanya
Ku mau cinta Yesus selamanya
Ku mau cinta Yesus selamanya
Meskipun badai silih berganti dalam hidupku
Ku mau cinta Yesus selamanya
Reff.
Ya Abba Bapa, ini aku anak-Mu
Layakkanlah seluruh hidupku
Ya Abba Bapa, ini aku anak-Mu
Pakailah sesuai dengan rencana-Mu
Lagu ini dapat menjadi salah satu ungkapan iman yang sederhana namun jujur, jika Anda mau.
Mari kita merayakan Jumat Agung dan Paskah dengan khidmat, sambil mengingat kematian Yesus, Sang Sahabat Sejati.
Versi 1.0: 28 maret 2018, pk. 14:53
VC
Referensi:
(1) http://www.renunganharian.net/2017/88-februari/2064-cinta-kasih.html
(2) David I. Santoso. Kristologi Kitab Wahyu. Veritas 6/1, 2005
(3) https://id.m.wikipedia.org/wiki/Tuhan_sudah_mati
(4) V. Christianto & F. Smarandache. How neutrosophic logic may resolve dispute on the origin of the Universe through re-reading Gen. 1:1-2. Submitted to Theology and Science J., 2018
(5) http://www.liriklagukristiani.com/2009/06/ku-mau-cinta-yesus.html
Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013, Line: @ThirdElijah, IG: @ThirdElijah
***books: http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://nulisbuku.com/books/view_book/9694/sastra-harjendra-ajaran-luhur-dari-tuhan-a5
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://nulisbuku.com/books/view_book/9661/teologi-yesus-sobat-kita-10-artikel-dialog-antara-teologi-dan-sains
http://nulisbuku.com/books/view_book/9693/jalan-yang-lurus-manual-anak-anak-terang-a5
http://www.mdpi.com/journal/mathematics/special_issues/Beyond_Quantum_Physics_Computation
Kamis, 29 Maret 2018
Minggu, 25 Maret 2018
Menjadi sahabat bagi Yesus....
My Utmost (B. Indonesia) hr ini: 26 maret
... sahabat mempelai laki-laki .... — Yohanes 3:29
Renungan hari ini sangat kritis, dalam, dan tajam. Masih lanjutan dari yang kemarin, bagaimana menjadi "sahabat Mempelai laki-laki", antara lain dikemukakan bahwa begitu mudahnya seorang percaya atau pelayan jatuh pada "menampilkan hal yang dikerjakan Kristus baginya, bukannya mempresentasikan atau menampilkan Yesus Kristus sendiri". Orang-orang mengaguminya, bukan Kristus.
Memelihara Hubungan yang Semestinya
Kebaikan dan kepribadian (seorang percaya), walaupun suatu ciri yang mengundang, seharusnya hanya menjadi magnet yang menarik perhatian orang kepada Yesus Kristus. Hal yang menarik orang kepada Yesus Kristus seharusnya adalah kesucian. Jika kesucian saya tidak menarik orang lain kepada-Nya, itu bukanlah kesucian yang benar; itu hanya pengaruh yang membangkitkan emosi yang tidak semestinya dan hasrat yang jahat (evil desires) di dalam diri manusia dan membelokkan mereka dari arah yang benar.
Seorang percaya atau orang kudus yang memukau dapat menjadi suatu hambatan dalam memimpin orang kepada Tuhan. Dia hanya menampilkan hal yang dikerjakan Kristus baginya, bukannya mempresentasikan atau menampilkan Yesus Kristus sendiri. Orang-orang akan kagum dan mengatakan, "Betapa baik dan menyenangkan orang itu!". Namun, dengan demikian ia itu tidaklah menjadi "sahabat mempelai laki-laki" yang sejati, di mana aku semakin besar sepanjang waktu, sedangkan Dia tidak.
Untuk memelihara persahabatan dan kesetiaan terhadap Mempelai laki-laki itu, kita harus berhati-hati agar menjalin hubungan yang erat dengan Dia di atas segala sesuatu, termasuk kepatuhan.
Terkadang tidak ada sesuatu tugas tertentu yang harus dipatuhi, kecuali memelihara hubungan yang erat dengan Yesus Kristus itu sendiri, tanpa ada gangguan. Walaupun dalam hal memelihara hubungan tersebut adakalanya juga merupakan soal kepatuhan. Pada saat-saat seperti itu kita bisa dihadapkan dengan suatu krisis, dan apabila hal itu terjadi, kita harus memastikan apa yang menjadi kehendak Allah.
Namun, yang terutama selalu adalah memelihara hubungan sebagai "sahabat mempelai laki-laki". Pekerjaan/kegiatan kristen sesungguhnya dapat menjadi sesuatu yang membelokkan fokus seseorang jauh dari Yesus Kristus. Kita, bukannya menjadi "sahabat mempelai laki-laki", tetapi kita mungkin menjadi penyelamat amatiran atas nama Allah bagi orang lain, dengan menggunakan senjata Allah, tetapi bekerja melawan Dia.
--
Dikutip dari My utmost, karya laris Oswald Chambers
Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.
Rabu, 28 Februari 2018
Scientific death of Jesus
Scientific Death of Jesus
For the next 60 seconds, set aside whatever
You're doing and take this opportunity! Let's see if Satan
Can stop this.
At the age of 33,
Jesus was condemned to death .
At the time
Crucifixion was the "worst" death. Only the worst
Criminals were condemned to be crucified. Yet it was
Even more dreadful for Jesus, unlike
Other criminals condemned to death by
Crucifixion Jesus was to be nailed to the
Cross by His hands and feet.
Each nail
Was 6 to 8 inches long.
The nails
Were driven into His wrist. Not
Into His palms as is commonly
Portrayed. There's a tendon in the wrist that
Extends to the shoulder. The Roman guards knew
That when the nails were being hammered into the
Wrist that tendon would tear and
Break, forcing Jesus to use His back
Muscles to support himself so that He could
Breath.
Both of His feet
Were nailed together. Thus He was forced to
Support Himself on the single nail that
Impaled His feet to the cross. Jesus could
Not support himself with His legs because of the pain
So He was forced to alternate between arching His
Back then using his legs just to continue to
Breath. Imagine the struggle, the pain, the
Suffering, the courage.
Jesus endured this
Reality for over 3 hours.
Yes,
Over 3 hours! Can you imagine this kind of
Suffering? A few minutes before He died,
Jesus stopped bleeding. He was simply pouring water
From his wounds.
From common images
We see wounds to His hands and feet and even the spear wound
To His side... But do we realize His wounds
Were actually made in his body. A hammer
Driving large nails through the wrist, the feet overlapped
And an even large nail hammered through the arches, then a
Roman guard piercing His side with a spear. But
Before the nails and the spear Jesus was whipped and
Beaten. The whipping was so severe that it tore the
Flesh from His body. The beating so horrific that His
Face was torn and his beard ripped from His face. The
Crown of thorns cut deeply into His scalp. Most men
Would not have survived this torture.
He had no more blood
To bleed out, only water poured from His
Wounds.
The human adult body contains about 3.5 liters
(just less than a gallon) of blood.
Jesus poured all 3.5
Liters of his blood; He had three nails hammered into His
Members; a crown of thorns on His head and, beyond
That, a Roman soldier who stabbed a spear into His
Chest..
All these without
Mentioning the humiliation He suffered after carrying His own
Cross for almost 2 kilometers, while the crowd spat in his
Face and threw stones (the cross was almost 30 kg of weight,
Only for its higher part, where His hands were
Nailed).
Jesus had
To endure this experience, to open the
Gates of Heaven,
So that you can have free
Access to God.
So that your sins
Could be "washed" away. All of them, with no exception!
Don't ignore this situation.
JESUS
CHRIST DIED FOR YOU!
He died for you! It
Is easy to pass jokes or foolish photos by e-mail, but
When it comes to God, sometimes you feel ashamed to forward
To others because you are worried of what they may think
About you.
God
Has plans for you, show all your friends what He experienced
To save you. Now think about this! May God bless your
Life!
60
Seconds with God...
For the next 60
Seconds, set aside what you're doing and take
This opportunity! Let's see if Satan can stop
This.
All you have to do
Is:
1. Simply
Pray for the person who sent this message to
You:
2.Then, send this
Message to people.. The more the better.
3. People will
Pray for you and you will make that many people pray to God
For other people.
4. Take a
Moment to appreciate the power of God in your life, for
Doing what pleases Him.
If you are not
Ashamed to do this, please, follow Jesus' instructions.
He said (Matthew 10:32 & 33): "Everyone therefore
Who acknowledges me before others, I also will acknowledge
before My Father in heaven; but whosoever denies Me
before others, I will deny before my Father in heaven."
For the next 60 seconds, set aside whatever
You're doing and take this opportunity! Let's see if Satan
Can stop this.
At the age of 33,
Jesus was condemned to death .
At the time
Crucifixion was the "worst" death. Only the worst
Criminals were condemned to be crucified. Yet it was
Even more dreadful for Jesus, unlike
Other criminals condemned to death by
Crucifixion Jesus was to be nailed to the
Cross by His hands and feet.
Each nail
Was 6 to 8 inches long.
The nails
Were driven into His wrist. Not
Into His palms as is commonly
Portrayed. There's a tendon in the wrist that
Extends to the shoulder. The Roman guards knew
That when the nails were being hammered into the
Wrist that tendon would tear and
Break, forcing Jesus to use His back
Muscles to support himself so that He could
Breath.
Both of His feet
Were nailed together. Thus He was forced to
Support Himself on the single nail that
Impaled His feet to the cross. Jesus could
Not support himself with His legs because of the pain
So He was forced to alternate between arching His
Back then using his legs just to continue to
Breath. Imagine the struggle, the pain, the
Suffering, the courage.
Jesus endured this
Reality for over 3 hours.
Yes,
Over 3 hours! Can you imagine this kind of
Suffering? A few minutes before He died,
Jesus stopped bleeding. He was simply pouring water
From his wounds.
From common images
We see wounds to His hands and feet and even the spear wound
To His side... But do we realize His wounds
Were actually made in his body. A hammer
Driving large nails through the wrist, the feet overlapped
And an even large nail hammered through the arches, then a
Roman guard piercing His side with a spear. But
Before the nails and the spear Jesus was whipped and
Beaten. The whipping was so severe that it tore the
Flesh from His body. The beating so horrific that His
Face was torn and his beard ripped from His face. The
Crown of thorns cut deeply into His scalp. Most men
Would not have survived this torture.
He had no more blood
To bleed out, only water poured from His
Wounds.
The human adult body contains about 3.5 liters
(just less than a gallon) of blood.
Jesus poured all 3.5
Liters of his blood; He had three nails hammered into His
Members; a crown of thorns on His head and, beyond
That, a Roman soldier who stabbed a spear into His
Chest..
All these without
Mentioning the humiliation He suffered after carrying His own
Cross for almost 2 kilometers, while the crowd spat in his
Face and threw stones (the cross was almost 30 kg of weight,
Only for its higher part, where His hands were
Nailed).
Jesus had
To endure this experience, to open the
Gates of Heaven,
So that you can have free
Access to God.
So that your sins
Could be "washed" away. All of them, with no exception!
Don't ignore this situation.
JESUS
CHRIST DIED FOR YOU!
He died for you! It
Is easy to pass jokes or foolish photos by e-mail, but
When it comes to God, sometimes you feel ashamed to forward
To others because you are worried of what they may think
About you.
God
Has plans for you, show all your friends what He experienced
To save you. Now think about this! May God bless your
Life!
60
Seconds with God...
For the next 60
Seconds, set aside what you're doing and take
This opportunity! Let's see if Satan can stop
This.
All you have to do
Is:
1. Simply
Pray for the person who sent this message to
You:
2.Then, send this
Message to people.. The more the better.
3. People will
Pray for you and you will make that many people pray to God
For other people.
4. Take a
Moment to appreciate the power of God in your life, for
Doing what pleases Him.
If you are not
Ashamed to do this, please, follow Jesus' instructions.
He said (Matthew 10:32 & 33): "Everyone therefore
Who acknowledges me before others, I also will acknowledge
before My Father in heaven; but whosoever denies Me
before others, I will deny before my Father in heaven."
--
*thanks to Relina for sharing this article
Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.
Kamis, 22 Februari 2018
SELAMAT JALAN HAMBA-NYA BILLY GRAHAM (RIP)
*SELAMAT JALAN HAMBA-NYA BILLY GRAHAM (RIP)*
Tulisan ditahun 2016 :
*BILLY GRAHAM AKAN DIPANGGIL TUHAN SEBELUM RAPTURE/PANGANGKATAN ORANG PERCAYA*
Shalom..😇
Billy Graham (Lahir 7 November 1918) adalah penginjil legendaris Amerika yang sering berkhotbah indoor dan outdoor di siarankan melalui radio, televisi di seluruh dunia. Acaranya "the Hour of Power" telah di putar selama 6 dekade, menjadikannya acara rohani paling lama di televisi.
Dia menjadi penasehat rohani beberapa Presiden Amerika Serikat seperti Dwight Eisenhower, Lyndon Johnson, Richard Nixon. Total para pendengar khotbahnya jika dihitung seumur hidupnya mencapai lebih dari 2.2 milyar jiwa dari seluruh dunia. Dengan KKR yang di pimpinnya, Billy Graham telah menyebarkan injil lebih dari semua tokoh dalam sejarah Kristen.
Sekarang telah pensiun, hamba TUHAN ini umurnya sekarang 97 Tahun.
Dua tahun yang lalu, aku terbangun di tengah malam. Aku mendengar suara dengan jelas, mengatakan,
"Tidak lama setelah AKU memanggil Billy Graham pulang, AKU akan memanggil umat-KU"
Pesan nubuat oleh Maurice Sklar Agustus 2010;
"Ini adalah peristiwa yang segera akan terjadi yang menandakan kepergianmu dari Bumi, anak-KU:
1. AKU akan memanggil Billy Graham pulang.
2. Perang akan segera terjadi di sekelilling Israel. Dia akan terluka tetapi tidak hancur. Tetapi, sekelilingnya, barangsiapa yang mengutuknya dari rumah Esau akan dihancurkan. Lebanon, Syria, Iran dan lainnya yang telah menyentuh biji mata-KU akan menerima api nuklir dan kehancuran sebagai pembalasan…"
"Ketika kau melihat-KU memanggil Billy Graham dan Oral Roberts kembali pulang (catatan: Oral Roberts meninggal Desember 2009), kau akan tahu Amerika sudah mendapatkan peringatan terakhir."
Sekarang Billy Graham sudah kembali kerumah BAPA di Surga. Mari kita lihat nubuatan-nubuatan yang segera terjadi
********
TUHAN segera datang (Rapture)
Oleh : Anne Graham Lotz(anak perempuan Billy Graham)
Seperti yang sudah disinyalir dalam berita-berita di media online salah satunya di web site fox8 news, anak perempuan Billy Graham, Anne Graham Lotz memperingatkan bahwa "Penghakiman TUHAN akan datang dan itu akan sangat buruk."
Anne Graham Lotz baru-baru ini menulis di website-nya bahwa ia percaya:
"YESUS akan segera kembali untuk mengambil semua pengikut-NYA ke Surga bersama-NYA dalam apa yang disebut sebagai Rapture/Pengangkatan."
Anne Graham Lotz ingat ketika ia selesai menyampaikan pengajarannya dalam seminarnya di Billy Graham Training Center di Asheville, TUHAN berbicara kepadanya setelah ia turun dari mimbar.
Anne menuliskan:
"Sementara ini akan menjadi pembebasan bagi umat-NYA, dapat saudara bayangkan dampak pada bangsa kita, apalagi dunia, ketika tiba-tiba setiap satu otentik Kristen menghilang?
Institusi akan runtuh. Bank akan ditutup. Bursa Pasar akan hancur. Pesawat akan jatuh dari langit. Mobil akan bertabrakan di jalan. Pemerintah di Amerika akan hancur disetiap sudutnya. Keluarga akan terkoyak. Dalam gejolak yang belum pernah terjadi sebelumnya, bangsa kita akan rentan bagi musuh kita untuk merebut saat dan menyerang kita saat itu. Akan ada kekacauan masal, kebingungan, ketakutan, kesedihan, putus asa, kemarahan, ancaman, bahaya … penghakiman. "
Dia melanjutkan, mengatakan,
"pesan TUHAN hampir membuat bulu kuduk di belakang leher saya berdiri."
"Mengapa..?
Karena TUHAN jelas memperingatkan bahwa penghakiman-NYA datang atas Amerika dan dunia kita, dan itu akan sangat buruk. Saya sudah tahu itu dan saya tahu sekarang," tulisnya.
Sumber: http://myfox8.com/2015/05/14/billy-grahams-daughter-gods-judgment-is-coming-and-its-going-to-be-ugly/
TUHAN YESUS memberkati
#robertsitumorang
Menuju ABBA
Tulisan ditahun 2016 :
*BILLY GRAHAM AKAN DIPANGGIL TUHAN SEBELUM RAPTURE/PANGANGKATAN ORANG PERCAYA*
Shalom..😇
Billy Graham (Lahir 7 November 1918) adalah penginjil legendaris Amerika yang sering berkhotbah indoor dan outdoor di siarankan melalui radio, televisi di seluruh dunia. Acaranya "the Hour of Power" telah di putar selama 6 dekade, menjadikannya acara rohani paling lama di televisi.
Dia menjadi penasehat rohani beberapa Presiden Amerika Serikat seperti Dwight Eisenhower, Lyndon Johnson, Richard Nixon. Total para pendengar khotbahnya jika dihitung seumur hidupnya mencapai lebih dari 2.2 milyar jiwa dari seluruh dunia. Dengan KKR yang di pimpinnya, Billy Graham telah menyebarkan injil lebih dari semua tokoh dalam sejarah Kristen.
Sekarang telah pensiun, hamba TUHAN ini umurnya sekarang 97 Tahun.
Dua tahun yang lalu, aku terbangun di tengah malam. Aku mendengar suara dengan jelas, mengatakan,
"Tidak lama setelah AKU memanggil Billy Graham pulang, AKU akan memanggil umat-KU"
Pesan nubuat oleh Maurice Sklar Agustus 2010;
"Ini adalah peristiwa yang segera akan terjadi yang menandakan kepergianmu dari Bumi, anak-KU:
1. AKU akan memanggil Billy Graham pulang.
2. Perang akan segera terjadi di sekelilling Israel. Dia akan terluka tetapi tidak hancur. Tetapi, sekelilingnya, barangsiapa yang mengutuknya dari rumah Esau akan dihancurkan. Lebanon, Syria, Iran dan lainnya yang telah menyentuh biji mata-KU akan menerima api nuklir dan kehancuran sebagai pembalasan…"
"Ketika kau melihat-KU memanggil Billy Graham dan Oral Roberts kembali pulang (catatan: Oral Roberts meninggal Desember 2009), kau akan tahu Amerika sudah mendapatkan peringatan terakhir."
Sekarang Billy Graham sudah kembali kerumah BAPA di Surga. Mari kita lihat nubuatan-nubuatan yang segera terjadi
********
TUHAN segera datang (Rapture)
Oleh : Anne Graham Lotz(anak perempuan Billy Graham)
Seperti yang sudah disinyalir dalam berita-berita di media online salah satunya di web site fox8 news, anak perempuan Billy Graham, Anne Graham Lotz memperingatkan bahwa "Penghakiman TUHAN akan datang dan itu akan sangat buruk."
Anne Graham Lotz baru-baru ini menulis di website-nya bahwa ia percaya:
"YESUS akan segera kembali untuk mengambil semua pengikut-NYA ke Surga bersama-NYA dalam apa yang disebut sebagai Rapture/Pengangkatan."
Anne Graham Lotz ingat ketika ia selesai menyampaikan pengajarannya dalam seminarnya di Billy Graham Training Center di Asheville, TUHAN berbicara kepadanya setelah ia turun dari mimbar.
Anne menuliskan:
"Sementara ini akan menjadi pembebasan bagi umat-NYA, dapat saudara bayangkan dampak pada bangsa kita, apalagi dunia, ketika tiba-tiba setiap satu otentik Kristen menghilang?
Institusi akan runtuh. Bank akan ditutup. Bursa Pasar akan hancur. Pesawat akan jatuh dari langit. Mobil akan bertabrakan di jalan. Pemerintah di Amerika akan hancur disetiap sudutnya. Keluarga akan terkoyak. Dalam gejolak yang belum pernah terjadi sebelumnya, bangsa kita akan rentan bagi musuh kita untuk merebut saat dan menyerang kita saat itu. Akan ada kekacauan masal, kebingungan, ketakutan, kesedihan, putus asa, kemarahan, ancaman, bahaya … penghakiman. "
Dia melanjutkan, mengatakan,
"pesan TUHAN hampir membuat bulu kuduk di belakang leher saya berdiri."
"Mengapa..?
Karena TUHAN jelas memperingatkan bahwa penghakiman-NYA datang atas Amerika dan dunia kita, dan itu akan sangat buruk. Saya sudah tahu itu dan saya tahu sekarang," tulisnya.
Sumber: http://myfox8.com/2015/05/14/billy-grahams-daughter-gods-judgment-is-coming-and-its-going-to-be-ugly/
TUHAN YESUS memberkati
#robertsitumorang
Menuju ABBA
Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.
Selasa, 20 Februari 2018
Gereja samudera biru
Gereja samudera biru
Teks: Yesaya 60:1
"Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu."
Shalom, saudara-saudariku terkasih dalam Tuhan Yesus. Hari senin kemarin saya mengikuti sebuah pertemuan fellowship yang diadakan oleh BMGK di kota kami (BMGK harap jangan dipelesetkan menjadi BMKG).
Ayat yang disampaikan dalam renungan adalah dari Matius 5:16
"Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."
Dalam renungan tersebut, beliau antara lain mengemukakan bahwa salah satu problem besar yang kerap ditimbulkan oleh gereja-gereja saat ini adalah saling serobot baik domba maupun pengerja gereja.*
Survei Bilangan
Saya jadi teringat diskusi dengan seorang pendeta muda mengenai hasil survei baru-baru ini oleh Bilangan Research Center.** Dari survei terhadap lebih dari 4000 gereja di Indonesia, dan dengan margin error tidak lebih dari 1,5%, salah satu temuan yang mengejutkan adalah bahwa jumlah gereja memang bertambah dalam 10 th terakhir, namun jumlah jemaat Kristen secara agregat hanya tumbuh tidak lebih dari 4.5% dalam kurun waktu yang sama.
Dengan kata lain, muncul gejala-gejala yang kurang sehat:
- gereja-gereja saling berebut domba dan pengerja
- gereja-gereja sibuk menjadi yang paling atraktif (bersolek)
- kurang upaya serius untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat
Dan tepat seperti itulah yang disebut dengan gereja di lautan merah, lihat (1). Lalu bagaimana langkah agar para pimpinan gereja bisa melampaui lautan merah yang tidak sehat menuju samudera biru?
Beberapa tips
Ada beberapa hal yang membedakan gereja lautan merah dan gereja samudera biru, di antaranya:
1. Gereja samudera biru tidak sibuk menjadi paling atraktif, namun berusaha memenuhi kebutuhan orang-orang di sekitar mereka. Caranya adalah foks menjangkau non-churchgoers ketimbang berfokus menarik jemaat gereja lain.
2. Gereja samudera biru berusaha meneladan Yesus dan para murid (Luk. 10:1-2), bukannya menjadi kaku dan legalistik seperti kaum Farisi dan Saduki.
Lihat juga buku dan paper asli Prof. W. Kim (2)(3).
Selain itu ada beberapa hal lain yang juga perlu dipertimbangkan:
a. Gereja adalah organisasi yang kaordik, jadi pemimpin mesti luwes dan lentur(6).
b. kepemimpinan gereja mesti menyesuaikan dengan ukuran gereja, apakah besar atau kecil (4)(5)
c. Mesti belajar mengembangkan pelayanan yang ramah dan penuh kasih (compassionate hospitality).
Kebetulan minggu lalu saya mengantarkan seorang pasien gagal ginjal ke sebuah rumah sakit Kristen di dekat kota kami, dan moto yang digunakan adalah: compassionate hospital.***
Selain itu juga perlu mengembangkan lingkungan kerja yang penuh kasih dan ramah (compassionate workplace), lihat misalnya (7).
Bagaimana dengan gereja Anda?
Versi 1.0: 21 februari 2018, pk. 12:07
VC
Catatan:
* terimakasih kepada Pdt. Ishadi Gunawan
** terimakasih kepada Pdt. Yoel Ang yang telah berbagi survei Bilangan Research
** ini adalah moto RS Baptis, Batu.
Referensi:
(1) https://www.biblicalleadership.com/blogs/why-churches-need-blue-ocean-rather-than-red-ocean-strategies/
(2) W. Chan Kim and Renee Mauborgne. Blue Ocean Strategy: How to Create Uncontested Market Space and Make the Competition Irrelevant (Boston: Harvard Business Review Books). - sudah diterjemahkan ke dalam bhs indonesia
(3) W. Chan Kim and Renee Mauborgne. Harvard Business Review, 2004. Url: https://hbr.org/2004/10/blue-ocean-strategy
(4) Timothy Keller. http://seniorpastorcentral.com/wp-content/uploads/sites/2/2016/04/Tim-Keller-Size-Dynamics.pdf
(5) John Koessler. The Dynamics of small church ministry. TMS 3/2, 1992. Url: https://www.tms.edu/m/tmsj3g.pdf
(6) Len Hjalmarson. Leadership in the chaordic age. Url: http://www.academia.edu/3689923/Leadership_in_the_Chaordic_Age
(7) Meysam Poorkavoos. Towards a compassionate workplace in the events and hospitality sector. Roffey Park Institute, 2017. Url: https://www.mia-uk.org/write/MediaUploads/Resources/Towards_a_more_compassionate_workplace_in_the_events_and_hospitality_sector.pdf
Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013, Line: @ThirdElijah, IG: @ThirdElijah
***books: http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://nulisbuku.com/books/view_book/9694/sastra-harjendra-ajaran-luhur-dari-tuhan-a5
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://nulisbuku.com/books/view_book/9661/teologi-yesus-sobat-kita-10-artikel-dialog-antara-teologi-dan-sains
http://nulisbuku.com/books/view_book/9693/jalan-yang-lurus-manual-anak-anak-terang-a5
http://www.mdpi.com/journal/mathematics/special_issues/Beyond_Quantum_Physics_Computation
Teks: Yesaya 60:1
"Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu."
Shalom, saudara-saudariku terkasih dalam Tuhan Yesus. Hari senin kemarin saya mengikuti sebuah pertemuan fellowship yang diadakan oleh BMGK di kota kami (BMGK harap jangan dipelesetkan menjadi BMKG).
Ayat yang disampaikan dalam renungan adalah dari Matius 5:16
"Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."
Dalam renungan tersebut, beliau antara lain mengemukakan bahwa salah satu problem besar yang kerap ditimbulkan oleh gereja-gereja saat ini adalah saling serobot baik domba maupun pengerja gereja.*
Survei Bilangan
Saya jadi teringat diskusi dengan seorang pendeta muda mengenai hasil survei baru-baru ini oleh Bilangan Research Center.** Dari survei terhadap lebih dari 4000 gereja di Indonesia, dan dengan margin error tidak lebih dari 1,5%, salah satu temuan yang mengejutkan adalah bahwa jumlah gereja memang bertambah dalam 10 th terakhir, namun jumlah jemaat Kristen secara agregat hanya tumbuh tidak lebih dari 4.5% dalam kurun waktu yang sama.
Dengan kata lain, muncul gejala-gejala yang kurang sehat:
- gereja-gereja saling berebut domba dan pengerja
- gereja-gereja sibuk menjadi yang paling atraktif (bersolek)
- kurang upaya serius untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat
Dan tepat seperti itulah yang disebut dengan gereja di lautan merah, lihat (1). Lalu bagaimana langkah agar para pimpinan gereja bisa melampaui lautan merah yang tidak sehat menuju samudera biru?
Beberapa tips
Ada beberapa hal yang membedakan gereja lautan merah dan gereja samudera biru, di antaranya:
1. Gereja samudera biru tidak sibuk menjadi paling atraktif, namun berusaha memenuhi kebutuhan orang-orang di sekitar mereka. Caranya adalah foks menjangkau non-churchgoers ketimbang berfokus menarik jemaat gereja lain.
2. Gereja samudera biru berusaha meneladan Yesus dan para murid (Luk. 10:1-2), bukannya menjadi kaku dan legalistik seperti kaum Farisi dan Saduki.
Lihat juga buku dan paper asli Prof. W. Kim (2)(3).
Selain itu ada beberapa hal lain yang juga perlu dipertimbangkan:
a. Gereja adalah organisasi yang kaordik, jadi pemimpin mesti luwes dan lentur(6).
b. kepemimpinan gereja mesti menyesuaikan dengan ukuran gereja, apakah besar atau kecil (4)(5)
c. Mesti belajar mengembangkan pelayanan yang ramah dan penuh kasih (compassionate hospitality).
Kebetulan minggu lalu saya mengantarkan seorang pasien gagal ginjal ke sebuah rumah sakit Kristen di dekat kota kami, dan moto yang digunakan adalah: compassionate hospital.***
Selain itu juga perlu mengembangkan lingkungan kerja yang penuh kasih dan ramah (compassionate workplace), lihat misalnya (7).
Bagaimana dengan gereja Anda?
Versi 1.0: 21 februari 2018, pk. 12:07
VC
Catatan:
* terimakasih kepada Pdt. Ishadi Gunawan
** terimakasih kepada Pdt. Yoel Ang yang telah berbagi survei Bilangan Research
** ini adalah moto RS Baptis, Batu.
Referensi:
(1) https://www.biblicalleadership.com/blogs/why-churches-need-blue-ocean-rather-than-red-ocean-strategies/
(2) W. Chan Kim and Renee Mauborgne. Blue Ocean Strategy: How to Create Uncontested Market Space and Make the Competition Irrelevant (Boston: Harvard Business Review Books). - sudah diterjemahkan ke dalam bhs indonesia
(3) W. Chan Kim and Renee Mauborgne. Harvard Business Review, 2004. Url: https://hbr.org/2004/10/blue-ocean-strategy
(4) Timothy Keller. http://seniorpastorcentral.com/wp-content/uploads/sites/2/2016/04/Tim-Keller-Size-Dynamics.pdf
(5) John Koessler. The Dynamics of small church ministry. TMS 3/2, 1992. Url: https://www.tms.edu/m/tmsj3g.pdf
(6) Len Hjalmarson. Leadership in the chaordic age. Url: http://www.academia.edu/3689923/Leadership_in_the_Chaordic_Age
(7) Meysam Poorkavoos. Towards a compassionate workplace in the events and hospitality sector. Roffey Park Institute, 2017. Url: https://www.mia-uk.org/write/MediaUploads/Resources/Towards_a_more_compassionate_workplace_in_the_events_and_hospitality_sector.pdf
Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013, Line: @ThirdElijah, IG: @ThirdElijah
***books: http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://nulisbuku.com/books/view_book/9694/sastra-harjendra-ajaran-luhur-dari-tuhan-a5
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://nulisbuku.com/books/view_book/9661/teologi-yesus-sobat-kita-10-artikel-dialog-antara-teologi-dan-sains
http://nulisbuku.com/books/view_book/9693/jalan-yang-lurus-manual-anak-anak-terang-a5
http://www.mdpi.com/journal/mathematics/special_issues/Beyond_Quantum_Physics_Computation
Frekuensi Daud
Frekuensi Daud
Teks: I Samuel 16:23
"Dan setiap kali apabila roh yang dari pada Allah itu hinggap pada Saul, maka Daud mengambil kecapi dan memainkannya; Saul merasa lega dan nyaman, dan roh yang jahat itu undur dari padanya."
Shalom, saudara-saudariku terkasih dalam Tuhan Yesus. Harian Kompas hari ini memuat sebuah liputan menarik tentang MarcoMarche, kelompok musik yang kabarnya menggunakan frekuensi damai yang memicu perasaan nyaman dan aktivitas otak kanan, yaitu 432Hz.(1)
Memang pendekatan ini kurang begitu lazim, namun sesungguhnya merupakan salah satu pertanyaan menarik dalam dunia musikologi: kunci apakah yang digunakan Daud saat menghibur Raja Saul yang sedang kerasukan roh jahat?
Memang teks tentang Raja Saul yang kerasukan ini sering menjadi bahan perdebatan khususnya di kalangan para ahli biblika: darimana asal-usul roh jahat itu. Atau apakah itu memang roh jahat atau epilepsi?
Namun pertanyaan yang luput jadi perhatian adalah: frekuensi apa yang digunakan Daud?
Kunci Daud
Menurut sebagian ahli musik, Daud memang menggunakan frekuensi khusus yaitu 444Hz, yang menimbulkan rasa nyaman. Ini disebut kunci Daud. Agaknya, Daud memiliki hubungan yang begitu intens dengan Bapa sehingga Tuhan membukakan kepadanya kunci-kunci musik yang khusus, sehingga memungkinkan Daud menggubah lebih dari 100 mazmur sepanjang hidupnya. Menurut ungkapan sebuah pujian: Daud memulihkan mezbah penyembahan kepada Tuhan.
Mezbah penyembahan inilah yang membuat Daud senantiasa mengalami kemenangan ke manapun ia pergi. Karena Tuhanlah yang berperang untuknya. Baca juga kisah Yosua merobohkan tembok Yerikho.
Nazifikasi musik
Yang cukup mengejutkan saya, tampaknya frekuensi 444hz (yang juga kerap disebut kunci Solfeggio) ini agaknya telah ditinggalkan, bahkan kabarnya ada peraturan secara resmi di Eropa sejak 1939 bahwa kunci yang digunakan untuk semua alat musik adalah A:440 hz. Dan perubahan kunci ini justru memicu otak kiri dan menimbulkan rasa tidak nyaman dan kegelisahan, yang menurut sebuah artikel hal ini --bukannya tidak disengaja-- telah menciptakan kondisi psikologis masyarakat pra-PD II.(2)
Penutup
Perlu kajian musikologi, untuk mengembalikan kunci Daud dan frekuensi Solfeggio menjadi standar dalam peralatan musik, selain untuk mengembalikan perasaan nyaman masyarakat, juga untuk mencegah suasana tidak nyaman psikologis yang berpotensi memicu perang akbar berikutnya, yang tentunya kita semua tidak harapkan.
Bagaimana pendapat Anda?
Versi 1.0: 21 februari 2018, pk. 11:42
VC
Referensi:
(1) Kompas. MarcoMarche: frekuensi damai. 21 februari 2018, p. 32
(2) https://globalfreedommovement.org/432-dna-tuning-and-the-nazi-ization-of-music/
Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013, Line: @ThirdElijah, IG: @ThirdElijah
***books: http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://nulisbuku.com/books/view_book/9694/sastra-harjendra-ajaran-luhur-dari-tuhan-a5
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://nulisbuku.com/books/view_book/9661/teologi-yesus-sobat-kita-10-artikel-dialog-antara-teologi-dan-sains
http://nulisbuku.com/books/view_book/9693/jalan-yang-lurus-manual-anak-anak-terang-a5
http://www.mdpi.com/journal/mathematics/special_issues/Beyond_Quantum_Physics_Computation
Teks: I Samuel 16:23
"Dan setiap kali apabila roh yang dari pada Allah itu hinggap pada Saul, maka Daud mengambil kecapi dan memainkannya; Saul merasa lega dan nyaman, dan roh yang jahat itu undur dari padanya."
Shalom, saudara-saudariku terkasih dalam Tuhan Yesus. Harian Kompas hari ini memuat sebuah liputan menarik tentang MarcoMarche, kelompok musik yang kabarnya menggunakan frekuensi damai yang memicu perasaan nyaman dan aktivitas otak kanan, yaitu 432Hz.(1)
Memang pendekatan ini kurang begitu lazim, namun sesungguhnya merupakan salah satu pertanyaan menarik dalam dunia musikologi: kunci apakah yang digunakan Daud saat menghibur Raja Saul yang sedang kerasukan roh jahat?
Memang teks tentang Raja Saul yang kerasukan ini sering menjadi bahan perdebatan khususnya di kalangan para ahli biblika: darimana asal-usul roh jahat itu. Atau apakah itu memang roh jahat atau epilepsi?
Namun pertanyaan yang luput jadi perhatian adalah: frekuensi apa yang digunakan Daud?
Kunci Daud
Menurut sebagian ahli musik, Daud memang menggunakan frekuensi khusus yaitu 444Hz, yang menimbulkan rasa nyaman. Ini disebut kunci Daud. Agaknya, Daud memiliki hubungan yang begitu intens dengan Bapa sehingga Tuhan membukakan kepadanya kunci-kunci musik yang khusus, sehingga memungkinkan Daud menggubah lebih dari 100 mazmur sepanjang hidupnya. Menurut ungkapan sebuah pujian: Daud memulihkan mezbah penyembahan kepada Tuhan.
Mezbah penyembahan inilah yang membuat Daud senantiasa mengalami kemenangan ke manapun ia pergi. Karena Tuhanlah yang berperang untuknya. Baca juga kisah Yosua merobohkan tembok Yerikho.
Nazifikasi musik
Yang cukup mengejutkan saya, tampaknya frekuensi 444hz (yang juga kerap disebut kunci Solfeggio) ini agaknya telah ditinggalkan, bahkan kabarnya ada peraturan secara resmi di Eropa sejak 1939 bahwa kunci yang digunakan untuk semua alat musik adalah A:440 hz. Dan perubahan kunci ini justru memicu otak kiri dan menimbulkan rasa tidak nyaman dan kegelisahan, yang menurut sebuah artikel hal ini --bukannya tidak disengaja-- telah menciptakan kondisi psikologis masyarakat pra-PD II.(2)
Penutup
Perlu kajian musikologi, untuk mengembalikan kunci Daud dan frekuensi Solfeggio menjadi standar dalam peralatan musik, selain untuk mengembalikan perasaan nyaman masyarakat, juga untuk mencegah suasana tidak nyaman psikologis yang berpotensi memicu perang akbar berikutnya, yang tentunya kita semua tidak harapkan.
Bagaimana pendapat Anda?
Versi 1.0: 21 februari 2018, pk. 11:42
VC
Referensi:
(1) Kompas. MarcoMarche: frekuensi damai. 21 februari 2018, p. 32
(2) https://globalfreedommovement.org/432-dna-tuning-and-the-nazi-ization-of-music/
Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013, Line: @ThirdElijah, IG: @ThirdElijah
***books: http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://nulisbuku.com/books/view_book/9694/sastra-harjendra-ajaran-luhur-dari-tuhan-a5
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://nulisbuku.com/books/view_book/9661/teologi-yesus-sobat-kita-10-artikel-dialog-antara-teologi-dan-sains
http://nulisbuku.com/books/view_book/9693/jalan-yang-lurus-manual-anak-anak-terang-a5
http://www.mdpi.com/journal/mathematics/special_issues/Beyond_Quantum_Physics_Computation
Rabu, 14 Februari 2018
Chun Jie (tahun baru Cina)
Chun Jie (tahun baru Cina)
Shalom, saudaraku. Sebagian di antara kita mungkin bertanya: bolehkah ikut merayakan Imlek sebagai orang Kristen? Mari kita bahas sekilas tentang latar belakang Chun Jie dan juga tanggapan alkitabiah.
Latar belakang
Perayaan ini, biasanya dirayakan di bulan Februari, dan berhubungan dengan tibanya musim semi. Setelah musim dingin yang gelap dan dingin, kehadiran musim semi secara tradisional disambut dengan sebuah perayaan. Terutama di zaman dahulu, saat listrik belum ada, musim dingin sangat gelap dan dingin, kehadiran musim semi adalah peristiwa besar untuk dirayakan.
Dalam konteks inilah Chun Jie, juga dikenal sebagai Perayaan Musim Semi, Tahun Baru Lunar atau Tahun Baru Cina dirayakan. Perayaan ini menandai permulaan musim semi dan saat untuk merayakan kehidupan baru yang akan dimulai.
Sejarah yang bersifat mitos
Mitos yang melingkupi perayaan Chun Jie menyebutkan bahwa di zaman dahulu ada seekor binatang yang sangat menakutkan, yang disebut "nian" (sebuah kata Cina yang berarti tahun). Binatang ini tidur sepanjang tahun, bangun hanya untuk masa yang singkat.
Setelah tidur panjang hampir sepanjang tahun, ia akan bangun dalam keadaan lapar dan menjelajahi daerah tersebut untuk mencari yang bisa dilahapnya. Sekalipun takut terhadap binatang itu, orang-orang di daerah tersebut segera mengetahui bahwa binatang itu takut terhadap sinar yang terang, suara yang keras dan warna merah.
Karena itu, pada malam saat binatang itu bangun dari tidur panjangnya, mereka berkumpul dalam beberapa kelompok keluarga untuk mengamankan diri.
Semua lampu di rumah dinyalakan untuk mengusir binatang itu dan petasan dipegang di tangan untuk menakutinya. Mereka juga menggunakan pakaian berwarna merah dan menggantungkan kain merah dan lampu-lampu di pintu mereka. Sebagai tambahan perlidungan bagi anak-anak, mereka diberikan kantong merah kecil.
Banyak kebiasaan-kebiasaan adat yang dihubungkan dengan Chun Jie, di antaranya yang utama adalah makan malam bersama.
Tanggapan Alkitabiah
Makan malam bersama adalah sebuah tradisi yang baik untuk dipertahankan, khususnya, karena sebagian besar dari kita sering terlalu sibuk dengan kegiatan kita sehingga sulit untuk berkumpul bersama sebagai satu keluarga.
Namun demikian, kita tidak boleh percaya pada tahayul mengenai makanan yang berlebihan yang tidak dapat dihabiskan sekeluarga. Tindakan ini tidak dapat menjamin bahwa kita akan mempunyai makanan yang berlimpah di tahun mendatang.
Sebagai orang percaya, kita mengandalkan Tuhan untuk menyediakan kebutuhan sehari-hari dan adalah janji-Nya bahwa Dia tahu segala kebutuhan kita dan akan selalu menyediakannya (Mat. 6:25-34).
Penutup
Merayakan Chun Jie tidaklah salah bagi orang-orang Cina Kristen, dan menghargainya sebagai warisan budaya. Namun kita harus memilih antara mempertahankan bagian-bagian Chun Jie yang dapat diterima dan menolak hal-hal yang tidak dapat diterima berdasarkan pertimbangan Alkitabiah...
"...ataupun sibuk dengan dongeng dan silsilah yang tiada putus-putusnya, yang hanya menghasilkan persoalan belaka, dan bukan tertib hidup keselamatan yang diberikan Allah dalam iman." (I Timotius 1:4)
versi 1.0: 15 februari 2018, pk. 10:51
VC
Referensi:
(1) Daniel Tong. Pendekatan alkitabiah pada tradisi dan kepercayaan Cina. Pustaka Sorgawi: 2003.
Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013, Line: @ThirdElijah, IG: @ThirdElijah
***books: http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://nulisbuku.com/books/view_book/9694/sastra-harjendra-ajaran-luhur-dari-tuhan-a5
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://nulisbuku.com/books/view_book/9661/teologi-yesus-sobat-kita-10-artikel-dialog-antara-teologi-dan-sains
http://nulisbuku.com/books/view_book/9693/jalan-yang-lurus-manual-anak-anak-terang-a5
http://www.mdpi.com/journal/mathematics/special_issues/Beyond_Quantum_Physics_Computation
Shalom, saudaraku. Sebagian di antara kita mungkin bertanya: bolehkah ikut merayakan Imlek sebagai orang Kristen? Mari kita bahas sekilas tentang latar belakang Chun Jie dan juga tanggapan alkitabiah.
Latar belakang
Perayaan ini, biasanya dirayakan di bulan Februari, dan berhubungan dengan tibanya musim semi. Setelah musim dingin yang gelap dan dingin, kehadiran musim semi secara tradisional disambut dengan sebuah perayaan. Terutama di zaman dahulu, saat listrik belum ada, musim dingin sangat gelap dan dingin, kehadiran musim semi adalah peristiwa besar untuk dirayakan.
Dalam konteks inilah Chun Jie, juga dikenal sebagai Perayaan Musim Semi, Tahun Baru Lunar atau Tahun Baru Cina dirayakan. Perayaan ini menandai permulaan musim semi dan saat untuk merayakan kehidupan baru yang akan dimulai.
Sejarah yang bersifat mitos
Mitos yang melingkupi perayaan Chun Jie menyebutkan bahwa di zaman dahulu ada seekor binatang yang sangat menakutkan, yang disebut "nian" (sebuah kata Cina yang berarti tahun). Binatang ini tidur sepanjang tahun, bangun hanya untuk masa yang singkat.
Setelah tidur panjang hampir sepanjang tahun, ia akan bangun dalam keadaan lapar dan menjelajahi daerah tersebut untuk mencari yang bisa dilahapnya. Sekalipun takut terhadap binatang itu, orang-orang di daerah tersebut segera mengetahui bahwa binatang itu takut terhadap sinar yang terang, suara yang keras dan warna merah.
Karena itu, pada malam saat binatang itu bangun dari tidur panjangnya, mereka berkumpul dalam beberapa kelompok keluarga untuk mengamankan diri.
Semua lampu di rumah dinyalakan untuk mengusir binatang itu dan petasan dipegang di tangan untuk menakutinya. Mereka juga menggunakan pakaian berwarna merah dan menggantungkan kain merah dan lampu-lampu di pintu mereka. Sebagai tambahan perlidungan bagi anak-anak, mereka diberikan kantong merah kecil.
Banyak kebiasaan-kebiasaan adat yang dihubungkan dengan Chun Jie, di antaranya yang utama adalah makan malam bersama.
Tanggapan Alkitabiah
Makan malam bersama adalah sebuah tradisi yang baik untuk dipertahankan, khususnya, karena sebagian besar dari kita sering terlalu sibuk dengan kegiatan kita sehingga sulit untuk berkumpul bersama sebagai satu keluarga.
Namun demikian, kita tidak boleh percaya pada tahayul mengenai makanan yang berlebihan yang tidak dapat dihabiskan sekeluarga. Tindakan ini tidak dapat menjamin bahwa kita akan mempunyai makanan yang berlimpah di tahun mendatang.
Sebagai orang percaya, kita mengandalkan Tuhan untuk menyediakan kebutuhan sehari-hari dan adalah janji-Nya bahwa Dia tahu segala kebutuhan kita dan akan selalu menyediakannya (Mat. 6:25-34).
Penutup
Merayakan Chun Jie tidaklah salah bagi orang-orang Cina Kristen, dan menghargainya sebagai warisan budaya. Namun kita harus memilih antara mempertahankan bagian-bagian Chun Jie yang dapat diterima dan menolak hal-hal yang tidak dapat diterima berdasarkan pertimbangan Alkitabiah...
"...ataupun sibuk dengan dongeng dan silsilah yang tiada putus-putusnya, yang hanya menghasilkan persoalan belaka, dan bukan tertib hidup keselamatan yang diberikan Allah dalam iman." (I Timotius 1:4)
versi 1.0: 15 februari 2018, pk. 10:51
VC
Referensi:
(1) Daniel Tong. Pendekatan alkitabiah pada tradisi dan kepercayaan Cina. Pustaka Sorgawi: 2003.
Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013, Line: @ThirdElijah, IG: @ThirdElijah
***books: http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://nulisbuku.com/books/view_book/9694/sastra-harjendra-ajaran-luhur-dari-tuhan-a5
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://nulisbuku.com/books/view_book/9661/teologi-yesus-sobat-kita-10-artikel-dialog-antara-teologi-dan-sains
http://nulisbuku.com/books/view_book/9693/jalan-yang-lurus-manual-anak-anak-terang-a5
http://www.mdpi.com/journal/mathematics/special_issues/Beyond_Quantum_Physics_Computation
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Aku percaya kepada Allah yang Esa, Bapa yang Mahakuasa, Pencipta langit dan bumi, serta segala sesuatu yang nampak maupun tak nampak. Dan ke...
-
Aku percaya kepada Allah Bapa yang mahakuasa, Khalik langit dan bumi, Dan kepada Yesus kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, Yang di...