Untuk orang-orang bodoh
Teks: Matius 5:2-12 (Khotbah di atas bukit)
quote: "Here's to the fools who dream."
Demikian sepotong kalimat yang dinyanyikan oleh Emma Stone dalam film musikal "La la land."
Memang tulisan ini bukan dimaksudkan sebagai resensi atas film tersebut, namun mari kita simak kalimat-kalimat Yesus 2000 tahun lalu kepada sekelompok orang dusun yang berkerumun di kaki bukit:
2 Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya:
3 "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
4 Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
5 Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.
9 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
10 Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
12 Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."
Betapa menghiburnya kalimat-kalimat ini bagi orang-orang dusun yang kemungkinan besar jauh dari kata terpelajar tersebut. Kalimat ini bukan saja sekumpulan puisi indah, namun seuntai janji bagi semua orang yang percaya kepada Yesus, Sang Putra Allah dan Firman Yang Hidup (Yoh. 1:1).
Khotbah di atas bukit juga telah memukau begitu banyak orang dari segala zaman. Bahkan kabarnya Mahatma Gandhi yang dianggap sebagai guru bagi seluruh India dalam meraih kemerdekaan, menuliskan kalimat-kalimat tersebut di dinding kamarnya.
Standar dunia
Namun kalau mau jujur, hanya sebagian orang Kristen hari ini yang sungguh-sungguh mengamini dan berharap akan janji Tuhan dalam Khotbah di atas bukit. Mengapa? Karena janji-janji tersebut kedengaran seperti olok-olok saja bagi orang-orang "dunia."
Coba bayangkan, betapa kontrasnya kalimat-kalimat di atas dengan apa yang sering kita sebut sebagai standar dunia:
- celakalah orang yang miskin: karena mereka akan dipermainkan oleh orang-orang berkuasa (diktum Hobbes: manusia adalah serigala bagi sesamanya). Lihat (2)
- celakalah orang yang berdukacita: karena mereka akan ditinggalkan (ingat peribahasa ini: tertawalah maka seluruh dunia akan tertawa bersamamu. Menangislah maka kamu akan menangis sendirian)
- celakalah orang yang lemah lembut: karena mereka akan diinjak-injak mereka yang beringas
- celakalah orang yang lapar dan haus akan kebenaran: karena kepalsuan lebih berkuasa dan memabukkan.
dst.
Philosopher atau foolosopher?
Dengan kata lain, jika kita membaca dengan teliti kalimat-kalimat janji Tuhan dalam Khotbah di atas bukit, itu sebenarnya merupakan panggilan agar kita siap untuk merelakan diri menjadi kebodohan dan olok-olok di mata dunia.
Pdt. Joas Adiprasetya dalam salah satu paper juga menulis tema yang senada, bahwa seringkali kita sebagai murid Kristus mesti memilih apakah akan menjadi orang bijak (philosopher) atau orang bodoh (foolosopher). Lihat (1).
Dan agaknya itu juga kesimpulan Rasul Paulus. Meskipun dia adalah seorang Yahudi tulen dan Farisi dan dididik secara ketat oleh Rabbi Gamaliel, namun ia rela melupakan segala "keuntungan" lahiriah tersebut:
Filipi 3:7
"Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus."
Rasul Paulus menyadari bahwa sejatinya Injil memang adalah kebodohan bagi orang-orang Yunani (yang memuja kebijaksanaan dan ilmu), dan sekaligus batu sandungan bagi orang-orang Yahudi:
1 Korintus 1:23
"...tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan,"
Karena itu janji Tuhan Yesus dalam Khotbah di atas bukit hanya dapat kita amini jika kita bersedia merendahkan diri di kaki Dia, Sang Anak Domba Allah, yang juga telah merendahkan diri sedemikian rupa, mengosongkan diri-Nya dan menerima penghinaan paling kejam dalam sejarah manusia: mati di kayu salib.
Filipi 2:7
"...melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia."
Bagaimana dengan Anda dan saya, maukah kita menerima semua olok-olok yang juga diterima Guru dan Juruselamat kita?
Jika kita malu untuk mengaku Dia, maka kelak Dia juga akan malu untuk mengakui kita di hadapan para malaikat:
"Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusiapun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus." (Markus 8:38)
Penutup
Tetap kobarkan semangatmu sobat, dan hendaklah kian tekun dalam mempersiapkan dirimu menyongsong Dia yang akan datang. Bersiaplah menerima mahkota kemuliaan yang telah tersedia bagi semua pengikut Tuhan yang setia sampai kesudahannya:
"Janganlah takut, hai kamu kawanan kecil! Karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan itu." (Luk. 12:32)
versi 1.0: 12 februari 2018, pk. 20:24
VC
Catatan: artikel ini ditulis bagi semua umat percaya di berbagai tempat yang kini sedang teraniaya karena iman mereka kepada Yesus Kristus.
Referensi:
(1) Joas Adiprasetya. Following Jesus the clown. Theology today, 69/4 (2013). Url: https://www.researchgate.net/publication/258197984_Following_Jesus_the_Clown
(2) http://www.minerva.mic.ul.ie/vol6/hobbes.html
Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013, Line: @ThirdElijah, IG: @ThirdElijah
***books: http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://nulisbuku.com/books/view_book/9694/sastra-harjendra-ajaran-luhur-dari-tuhan-a5
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://nulisbuku.com/books/view_book/9661/teologi-yesus-sobat-kita-10-artikel-dialog-antara-teologi-dan-sains
http://nulisbuku.com/books/view_book/9693/jalan-yang-lurus-manual-anak-anak-terang-a5
http://www.mdpi.com/journal/mathematics/special_issues/Beyond_Quantum_Physics_Computation
Senin, 12 Februari 2018
Jumat, 02 Februari 2018
Dual prophecy of Malachi chapter 4:5-6
Dual prophecy of Malachi chapter 4:5-6
Solution: Dual Prophecy of Two More Elijahs
By Tim McHyde
How do we resolve these contradictions? By recognizing that all the seemingly contradictory statements above about Elijah can be true if there are two fulfillments of Malachi's prophecy and therefore two Elijahs are being spoken of by Gabriel, Jesus, John and the Scribes questioning John.
In other words, Malachi's prophecy must be a dual prophecy.
This may sound wrong until you remember that the coming of the Messiah itself was also a dual prophecy. Christians know well that Jesus has a first and second coming to fulfill both aspects of the prophecy:
First coming as Messiah "the suffering servant"
Second coming as Messiah "the King"
This fact was easily missed by the Jews, even though they studied the Bible diligently. They only knew of and expected a Messiah the King. Thus, when Jesus came as a suffering servant (who did not overthrow the Roman rule), they rejected him. They feared he would only instigate problems with the Romans, causing them to lose their position under Roman authority.
Christians also misunderstand prophecy just as the Jews did. They miss that Elijah also has two comings. For each coming of Messiah, there will be an Elijah to prepare the way by preaching the Gospel of the Kingdom to people. Both of these Elijahs, Elijah #2 and Elijah #3, are referenced in the verses discussed above as follows:
Gabriel says John is Elijah (#2), not the final Elijah (#3) (Luke 1:17).
John says he is not Elijah (#2) when the Jews ask him if he is Elijah (#3) because they were looking for the final Elijah just as they were looking for the final Messiah, the King (John 1:21).
Jesus said John was Elijah (#2) (Mt 17:12).
Jesus also said Elijah (#3) "is coming to restore all things" (Mt 17:11).
This resolves the dilemma of the Elijah statement contradictions. But it introduces a new dilemma: how do we identify this final Elijah #3?
The Nature of the Next Elijah
As part of identifying Elijah, I should probably settle a question on his nature. There are three ideas about who or what the final Elijah will be:
Theory #1: The church fulfills the office of Elijah.
Proof? One argument I heard is that because the "Days of Elijah" song is the most popular song in churches (according to Charisma magazine), it means the Holy Spirit inspired this so we would know the church is fulfilling the prophecy of Malachi's Elijah. But this breaks precedent with the first two Elijah's being men.
Theory #2: The original Elijah will come back.
Proof? Some say that Elijah never died and will come back as one of the Two Witnesses. Others say Elijah did die as "no man has ascended to heaven" except Jesus. Either way there is no precedent of a prophet being brought back to resume their ministry after many lifetimes.
Theory #3: Elijah will be a new person.
Proof? This is the precedent of Scripture predicting coming figures like the Elijah. Elijah #1 was a new person born of a woman. So was Elijah #2 as John the Baptist born of Elizabeth. We should expect the same of Elijah #3.
Christian Anxiety Over "Prophets"
After years of sharing the above discovery about the coming end time Elijah in my book, I noticed a pattern of anxiety in some readers. It took me a little time to understand the reason as follows:
Most Christians are aware that there are already people who claim to be Elijah and other prophets. Some Christians have been burned by falling for these charlatans. Others are aware that the Book of Revelation says the False Prophet is coming to delude people into believing lies like the Antichrist is God. These things have taught many to ignore all "prophets" in order to protect themselves from deception.
So when I come along and say there is indeed a true prophet coming who they must watch for and accept, you can imagine the consternation they feel. How can they possibly identify and accept a true prophet when all they have seen are false prophets who deceive and hurt people?
The solution to this problem is to gain discernment from Scripture on prophets. I have had to learn to do that myself as I have had the same negative experiences and observations as others about "prophets." For example, I personally knew someone who died from trusting in false prophecy. They stopped taking their insulin because of a prophecy saying they would be resurrected with a diabetes-free body if they did so. They died needlessly, paying the ultimate price for not being able to "discern the spirits" (1John 4:1). As well, every year a few people always write me to say that they are a prophet, Elijah or even an angel with a message or command for me. I've learned to safely ignore them all.
But how do I know who I can safely ignore and when there is a real prophet coming I need to listen to? Aren't I afraid I'm going to screw up and miss the real McCoy?
Identifying True Prophets
No, I never fear I might misjudge someone who claims to be a prophet. You don't have to either when you understand what Scripture says about prophets of God. It's pretty easy when you know how.
1. True prophets are established through signs, wonders, fortelling.
When God made Moses his prophet and sent him to lead Israel, Moses did not take the Christian prophet approach of saying "I'm a prophet of God, believe me and do what I say!" with no evidence. He was able to perform three signs God equipped him with (turning waters to blood, turning his staff to a snake and turning his hand leprous).
When God made Samuel a judge and prophet of Israel he also did not take the Christian approach of self-proclamation. He made predictions that came true, such as in the story of when he met the future king Saul while looking for a lost sheep. That's why it says:
1 Samuel 3:19-20 (HCSB) — 19 Samuel grew, and the LORD was with him, and He fulfilled everything Samuel prophesied. 20 All Israel from Dan to Beer-sheba knew that Samuel was a confirmed prophet of the LORD.
At this point you may be thinking of John the Baptist who it was said never performed a sign. But he did not have to. It says all the people accepted John as a prophet already for some other reason. It could be his notable near-miraculous birth to a priestly family past the age of child-bearing (Luke 1:7, 18). It does not say. But like Samuel, he was established by God as a prophet so everyone knew. His reputation preceded him.
There is no Christian prophet today like that which the whole nation knows is a prophet already. If a Christian prophet comes out of the blue with no reputation like Moses did, he had better be able to do signs like Moses or he is not following biblical precedent. He's all wet.
If you "don't know him from Adam" and he won't do a sign, yet he demands you accept him as a prophet, ignore him. If your request for a sign before you listen makes him angry or causes him to issue threats, he just did you a favor and removed any remaining doubt that he is a man of God!
2. True prophets speak in harmony with previous revelation of God.
Of course, on very rare occasions, a false prophet will be able to pass the first test. The coming False Prophet is an example of this. He will be able to bring fire down from heaven to deceive people (Rev 13). But he will fail the next test:
The Bible teaches that not every "word" should be accepted as true just because a Christian or "prophet" says it. They need to be evaluated as Paul taught:
1 Corinthians 14:29 (KJV) — Let the prophets speak two or three, and let the others judge.
Isaiah taught how to judge the words of prophets:
Isaiah 8:20 (KJV) — To the law and to the testimony [revelation from God given to Israel]: if they speak not according to this word, it is because there is no light in them.
The New American Commentary (Volume 15a: Isaiah 1-39) explains this verse as follows:
God's past revelation is the only valid guide to judge any new wisdom about the future. Anything that contradicts what God has said or leads one in a direction inconsistent with the clear teachings in the nation's traditions is untrustworthy and misleading. The light of God's truth is not in it.
There are several other characteristics of true prophets (such as speaking in God's personal name) from Scripture that you can test them by. I cover them in my book Know the Future.
Elijah's Mission - Revival & Warning
Why is Elijah coming and what will he do?
Malachi's prophecy quoted above (Mal 4:5-6=Luke 1:17) tells us that he is coming to turn father's and children's hearts to each other. That's a bit ambiguous until you read Gabriel's helpful interpretation of it in speaking with John's father. He said "to turn...the disobedient to the understanding of the righteous, to make ready for the Lord a prepared people" (Luke 1:17).
If John the Baptist/Elijah #2 did that in teaching people the Gospel of the Kingdom and repentance before the first coming, then we can expect the end time Elijah #3 to do the same before the second coming.
How Revival Finally Comes
This is a needed mission because it's not being done today by Christianity just as it was not being done the first time by Judaism. Both Bible-based religions and, in fact, all religions teach the traditions of the holy or exalted leaders who founded or developed that religion rather than the simple Word of God.
Christianity is no different. Christianity does not teach the Gospel of the Kingdom or what repentance is or how to do it like Jesus did. Ask a Christian what the Kingdom of God is or what repentance is and they will most likely not be sure or not be able to give you an answer from the Bible. This is because Christian books and sermons do not focus on teaching these two things that John the Baptist and Jesus did. They teach Christianity or teachings about Jesus but not the teachings of Jesus himself. If a Christian wants to learn these things they have to dig into their own Bible themselves, something most are not adept at or comfortable doing.
Jesus himself said that, "this gospel of the kingdom shall be preached in all the world for a witness unto all nations; and then shall the end come" (Mt 24:14). If Christianity is not teaching this, then when someone like Elijah and the 144,000 finally do (as John, the 72 and the apostles last accomplished 2000 years earlier) it will certainly be noteworthy.
A recurring theme among Christians is the hope of "revival." Christians imagine revival in the form of lots of healings or other supernatural signs that lead many "to come to Jesus" and become Christians, like they are. But true revival in the Bible has always come as a result of repentance, or returning to do God's will, or the Word of God (Lk 8:21). That's why it will finally come under Elijah.
The Warning to Flee
I believe Elijah has another important role that builds upon him leading a revival. With the disasters and crisis coming to earth caused by WW3, Wormwood and the Antichrist, God has an escape plan for his people. Someone has to lead God's people to the safe places described as God's people are in ignorance and confusion on what is coming and how God plans to save them (it's not a pretrib rapture). If God does not send a strong leader who can work signs and wonders and make predictions that come true, believers will never know or agree on what is coming or what to do about it and who should they listen to. If Elijah #3 comes in power and authority like Elijah #1 and Moses did, that problem will be solved.
I conclude Elijah will be the one calling us to safety based on the natural linking between the verse about him in Malachi 4:5-6 and Joel 2:31. They are the only two verses in the Bible using the same phrase "before the Day of the LORD comes:"
Malachi 4:5 (HCSB) — 5 Look, I am going to send you Elijah the prophet before the great and awesome Day of the Lord comes.
Joel 2:31-32 (HCSB) — 31 The sun will be turned to darkness and the moon to blood before the great and awe-inspiring Day of the LORD comes. 32 Then everyone who calls on the name of Yehovah will be saved, for there will be an escape for those on Mount Zion and in Jerusalem, as the LORD promised among the survivors the LORD calls.
Elijah will be usable by God to call people to safety as well lead a revival of turning people back to the wisdom of the just (Lk 1:17).
Could You Miss Elijah?
If you worry you could miss Elijah, I want to encourage you. I think it will be impossible to miss his coming given the Internet, email, social media and viral video ready to be utilized by God.
Over the years I've seen many intriguing date-setting prophecy theories spread on the Internet. Yet all of them are easily refuted with the Bible and always fail. No "prophet" ever succeeds impressively once let alone twice. Even if they say "something big will happen" and it comes true, it's so vague nobody is impressed.
But imagine a true prophet comes along who makes one impressive, specific, accurate mind-boggling prediction after another that always come true. Word would spread and it would be sensational and spread even more.
Or imagine he did indisputable great healings or other miracles and signs on camera? A billion hits on YouTube. Even secular news stations will pick it up as a curiosity.
If I wanted to reach all believers with the Gospel of the Kingdom, call to repentance and instructions for escaping the beginning of birth pains, I would harness the Internet in exactly that way. Neither Satan nor the religious folks turned off by Elijah's biblical message would be able to stop it.
Everyone would get a chance to hear and decide whether they have the faith and courage within themselves to obey the challenging radical instructions Elijah will give. That's why Jesus said 2000 years ago about this time to "pray that you may have strength to escape all these things that are going to take place" (Lk 21:36).
P.S. If you find someone on the Internet and wonder if he is Elijah, don't tell me about him to find out what I think. There's no need. When the real Elijah comes, we won't have to tell each other about him or collect expert opinions. We'll all already be hearing about him and he'll give all the convincing proof that the faithful need to confirm he is a prophet of God from our own Bibles. In other words, if you find an 'Eljiah' that everyone is not already talking about at least as a prophet of God--as they did the last Elijah/John the Baptist (Mark 11:32)--then he is not Elijah! =)
---
For more on the coming disasters and God's escape plan that Elijah will share, read my previous article on How We Escape the Great Tribulation.(Tim McHyde)
To learn now what Elijah will be teaching about the Gospel of the Kingdom, the instructions of Jesus and how to do it, check out my special studies for supporters.
---
Source: https://escapeallthesethings.com/true-false-prophet/?awt_m=JtIDThmQq_xVB1&awt_l=MP1qE
----
Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013, Line: @ThirdElijah, IG: @ThirdElijah
***books: http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://nulisbuku.com/books/view_book/9694/sastra-harjendra-ajaran-luhur-dari-tuhan-a5
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://nulisbuku.com/books/view_book/9661/teologi-yesus-sobat-kita-10-artikel-dialog-antara-teologi-dan-sains
http://nulisbuku.com/books/view_book/9693/jalan-yang-lurus-manual-anak-anak-terang-a5
http://www.mdpi.com/journal/mathematics/special_issues/Beyond_Quantum_Physics_Computation
Solution: Dual Prophecy of Two More Elijahs
By Tim McHyde
How do we resolve these contradictions? By recognizing that all the seemingly contradictory statements above about Elijah can be true if there are two fulfillments of Malachi's prophecy and therefore two Elijahs are being spoken of by Gabriel, Jesus, John and the Scribes questioning John.
In other words, Malachi's prophecy must be a dual prophecy.
This may sound wrong until you remember that the coming of the Messiah itself was also a dual prophecy. Christians know well that Jesus has a first and second coming to fulfill both aspects of the prophecy:
First coming as Messiah "the suffering servant"
Second coming as Messiah "the King"
This fact was easily missed by the Jews, even though they studied the Bible diligently. They only knew of and expected a Messiah the King. Thus, when Jesus came as a suffering servant (who did not overthrow the Roman rule), they rejected him. They feared he would only instigate problems with the Romans, causing them to lose their position under Roman authority.
Christians also misunderstand prophecy just as the Jews did. They miss that Elijah also has two comings. For each coming of Messiah, there will be an Elijah to prepare the way by preaching the Gospel of the Kingdom to people. Both of these Elijahs, Elijah #2 and Elijah #3, are referenced in the verses discussed above as follows:
Gabriel says John is Elijah (#2), not the final Elijah (#3) (Luke 1:17).
John says he is not Elijah (#2) when the Jews ask him if he is Elijah (#3) because they were looking for the final Elijah just as they were looking for the final Messiah, the King (John 1:21).
Jesus said John was Elijah (#2) (Mt 17:12).
Jesus also said Elijah (#3) "is coming to restore all things" (Mt 17:11).
This resolves the dilemma of the Elijah statement contradictions. But it introduces a new dilemma: how do we identify this final Elijah #3?
The Nature of the Next Elijah
As part of identifying Elijah, I should probably settle a question on his nature. There are three ideas about who or what the final Elijah will be:
Theory #1: The church fulfills the office of Elijah.
Proof? One argument I heard is that because the "Days of Elijah" song is the most popular song in churches (according to Charisma magazine), it means the Holy Spirit inspired this so we would know the church is fulfilling the prophecy of Malachi's Elijah. But this breaks precedent with the first two Elijah's being men.
Theory #2: The original Elijah will come back.
Proof? Some say that Elijah never died and will come back as one of the Two Witnesses. Others say Elijah did die as "no man has ascended to heaven" except Jesus. Either way there is no precedent of a prophet being brought back to resume their ministry after many lifetimes.
Theory #3: Elijah will be a new person.
Proof? This is the precedent of Scripture predicting coming figures like the Elijah. Elijah #1 was a new person born of a woman. So was Elijah #2 as John the Baptist born of Elizabeth. We should expect the same of Elijah #3.
Christian Anxiety Over "Prophets"
After years of sharing the above discovery about the coming end time Elijah in my book, I noticed a pattern of anxiety in some readers. It took me a little time to understand the reason as follows:
Most Christians are aware that there are already people who claim to be Elijah and other prophets. Some Christians have been burned by falling for these charlatans. Others are aware that the Book of Revelation says the False Prophet is coming to delude people into believing lies like the Antichrist is God. These things have taught many to ignore all "prophets" in order to protect themselves from deception.
So when I come along and say there is indeed a true prophet coming who they must watch for and accept, you can imagine the consternation they feel. How can they possibly identify and accept a true prophet when all they have seen are false prophets who deceive and hurt people?
The solution to this problem is to gain discernment from Scripture on prophets. I have had to learn to do that myself as I have had the same negative experiences and observations as others about "prophets." For example, I personally knew someone who died from trusting in false prophecy. They stopped taking their insulin because of a prophecy saying they would be resurrected with a diabetes-free body if they did so. They died needlessly, paying the ultimate price for not being able to "discern the spirits" (1John 4:1). As well, every year a few people always write me to say that they are a prophet, Elijah or even an angel with a message or command for me. I've learned to safely ignore them all.
But how do I know who I can safely ignore and when there is a real prophet coming I need to listen to? Aren't I afraid I'm going to screw up and miss the real McCoy?
Identifying True Prophets
No, I never fear I might misjudge someone who claims to be a prophet. You don't have to either when you understand what Scripture says about prophets of God. It's pretty easy when you know how.
1. True prophets are established through signs, wonders, fortelling.
When God made Moses his prophet and sent him to lead Israel, Moses did not take the Christian prophet approach of saying "I'm a prophet of God, believe me and do what I say!" with no evidence. He was able to perform three signs God equipped him with (turning waters to blood, turning his staff to a snake and turning his hand leprous).
When God made Samuel a judge and prophet of Israel he also did not take the Christian approach of self-proclamation. He made predictions that came true, such as in the story of when he met the future king Saul while looking for a lost sheep. That's why it says:
1 Samuel 3:19-20 (HCSB) — 19 Samuel grew, and the LORD was with him, and He fulfilled everything Samuel prophesied. 20 All Israel from Dan to Beer-sheba knew that Samuel was a confirmed prophet of the LORD.
At this point you may be thinking of John the Baptist who it was said never performed a sign. But he did not have to. It says all the people accepted John as a prophet already for some other reason. It could be his notable near-miraculous birth to a priestly family past the age of child-bearing (Luke 1:7, 18). It does not say. But like Samuel, he was established by God as a prophet so everyone knew. His reputation preceded him.
There is no Christian prophet today like that which the whole nation knows is a prophet already. If a Christian prophet comes out of the blue with no reputation like Moses did, he had better be able to do signs like Moses or he is not following biblical precedent. He's all wet.
If you "don't know him from Adam" and he won't do a sign, yet he demands you accept him as a prophet, ignore him. If your request for a sign before you listen makes him angry or causes him to issue threats, he just did you a favor and removed any remaining doubt that he is a man of God!
2. True prophets speak in harmony with previous revelation of God.
Of course, on very rare occasions, a false prophet will be able to pass the first test. The coming False Prophet is an example of this. He will be able to bring fire down from heaven to deceive people (Rev 13). But he will fail the next test:
The Bible teaches that not every "word" should be accepted as true just because a Christian or "prophet" says it. They need to be evaluated as Paul taught:
1 Corinthians 14:29 (KJV) — Let the prophets speak two or three, and let the others judge.
Isaiah taught how to judge the words of prophets:
Isaiah 8:20 (KJV) — To the law and to the testimony [revelation from God given to Israel]: if they speak not according to this word, it is because there is no light in them.
The New American Commentary (Volume 15a: Isaiah 1-39) explains this verse as follows:
God's past revelation is the only valid guide to judge any new wisdom about the future. Anything that contradicts what God has said or leads one in a direction inconsistent with the clear teachings in the nation's traditions is untrustworthy and misleading. The light of God's truth is not in it.
There are several other characteristics of true prophets (such as speaking in God's personal name) from Scripture that you can test them by. I cover them in my book Know the Future.
Elijah's Mission - Revival & Warning
Why is Elijah coming and what will he do?
Malachi's prophecy quoted above (Mal 4:5-6=Luke 1:17) tells us that he is coming to turn father's and children's hearts to each other. That's a bit ambiguous until you read Gabriel's helpful interpretation of it in speaking with John's father. He said "to turn...the disobedient to the understanding of the righteous, to make ready for the Lord a prepared people" (Luke 1:17).
If John the Baptist/Elijah #2 did that in teaching people the Gospel of the Kingdom and repentance before the first coming, then we can expect the end time Elijah #3 to do the same before the second coming.
How Revival Finally Comes
This is a needed mission because it's not being done today by Christianity just as it was not being done the first time by Judaism. Both Bible-based religions and, in fact, all religions teach the traditions of the holy or exalted leaders who founded or developed that religion rather than the simple Word of God.
Christianity is no different. Christianity does not teach the Gospel of the Kingdom or what repentance is or how to do it like Jesus did. Ask a Christian what the Kingdom of God is or what repentance is and they will most likely not be sure or not be able to give you an answer from the Bible. This is because Christian books and sermons do not focus on teaching these two things that John the Baptist and Jesus did. They teach Christianity or teachings about Jesus but not the teachings of Jesus himself. If a Christian wants to learn these things they have to dig into their own Bible themselves, something most are not adept at or comfortable doing.
Jesus himself said that, "this gospel of the kingdom shall be preached in all the world for a witness unto all nations; and then shall the end come" (Mt 24:14). If Christianity is not teaching this, then when someone like Elijah and the 144,000 finally do (as John, the 72 and the apostles last accomplished 2000 years earlier) it will certainly be noteworthy.
A recurring theme among Christians is the hope of "revival." Christians imagine revival in the form of lots of healings or other supernatural signs that lead many "to come to Jesus" and become Christians, like they are. But true revival in the Bible has always come as a result of repentance, or returning to do God's will, or the Word of God (Lk 8:21). That's why it will finally come under Elijah.
The Warning to Flee
I believe Elijah has another important role that builds upon him leading a revival. With the disasters and crisis coming to earth caused by WW3, Wormwood and the Antichrist, God has an escape plan for his people. Someone has to lead God's people to the safe places described as God's people are in ignorance and confusion on what is coming and how God plans to save them (it's not a pretrib rapture). If God does not send a strong leader who can work signs and wonders and make predictions that come true, believers will never know or agree on what is coming or what to do about it and who should they listen to. If Elijah #3 comes in power and authority like Elijah #1 and Moses did, that problem will be solved.
I conclude Elijah will be the one calling us to safety based on the natural linking between the verse about him in Malachi 4:5-6 and Joel 2:31. They are the only two verses in the Bible using the same phrase "before the Day of the LORD comes:"
Malachi 4:5 (HCSB) — 5 Look, I am going to send you Elijah the prophet before the great and awesome Day of the Lord comes.
Joel 2:31-32 (HCSB) — 31 The sun will be turned to darkness and the moon to blood before the great and awe-inspiring Day of the LORD comes. 32 Then everyone who calls on the name of Yehovah will be saved, for there will be an escape for those on Mount Zion and in Jerusalem, as the LORD promised among the survivors the LORD calls.
Elijah will be usable by God to call people to safety as well lead a revival of turning people back to the wisdom of the just (Lk 1:17).
Could You Miss Elijah?
If you worry you could miss Elijah, I want to encourage you. I think it will be impossible to miss his coming given the Internet, email, social media and viral video ready to be utilized by God.
Over the years I've seen many intriguing date-setting prophecy theories spread on the Internet. Yet all of them are easily refuted with the Bible and always fail. No "prophet" ever succeeds impressively once let alone twice. Even if they say "something big will happen" and it comes true, it's so vague nobody is impressed.
But imagine a true prophet comes along who makes one impressive, specific, accurate mind-boggling prediction after another that always come true. Word would spread and it would be sensational and spread even more.
Or imagine he did indisputable great healings or other miracles and signs on camera? A billion hits on YouTube. Even secular news stations will pick it up as a curiosity.
If I wanted to reach all believers with the Gospel of the Kingdom, call to repentance and instructions for escaping the beginning of birth pains, I would harness the Internet in exactly that way. Neither Satan nor the religious folks turned off by Elijah's biblical message would be able to stop it.
Everyone would get a chance to hear and decide whether they have the faith and courage within themselves to obey the challenging radical instructions Elijah will give. That's why Jesus said 2000 years ago about this time to "pray that you may have strength to escape all these things that are going to take place" (Lk 21:36).
P.S. If you find someone on the Internet and wonder if he is Elijah, don't tell me about him to find out what I think. There's no need. When the real Elijah comes, we won't have to tell each other about him or collect expert opinions. We'll all already be hearing about him and he'll give all the convincing proof that the faithful need to confirm he is a prophet of God from our own Bibles. In other words, if you find an 'Eljiah' that everyone is not already talking about at least as a prophet of God--as they did the last Elijah/John the Baptist (Mark 11:32)--then he is not Elijah! =)
---
For more on the coming disasters and God's escape plan that Elijah will share, read my previous article on How We Escape the Great Tribulation.(Tim McHyde)
To learn now what Elijah will be teaching about the Gospel of the Kingdom, the instructions of Jesus and how to do it, check out my special studies for supporters.
---
Source: https://escapeallthesethings.com/true-false-prophet/?awt_m=JtIDThmQq_xVB1&awt_l=MP1qE
----
Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013, Line: @ThirdElijah, IG: @ThirdElijah
***books: http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://nulisbuku.com/books/view_book/9694/sastra-harjendra-ajaran-luhur-dari-tuhan-a5
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://nulisbuku.com/books/view_book/9661/teologi-yesus-sobat-kita-10-artikel-dialog-antara-teologi-dan-sains
http://nulisbuku.com/books/view_book/9693/jalan-yang-lurus-manual-anak-anak-terang-a5
http://www.mdpi.com/journal/mathematics/special_issues/Beyond_Quantum_Physics_Computation
Jangan takut mempelai Tuhan Yeshua
*JANGAN TAKUT MEMPELAI TUHAN YESHUA SEBAB SEMUA NUBUAT DALAM ALKITAB MENGENAI AKHIR ZAMAN SEGERA DI GENAPI .* *PERSIAPKAN DIRIMU .*
Kesaksian mimpi 29 Januari 2018 oleh : Julien Tacalao
Dini hari saya diperlihatkan seperti di depan agak jauh , di langit ada benda - benda yang aneh dan menakutkan . Seperti langit mengeluarkan bercak - bercak api berjatuhan menuju bumi .
Lalu tiba - tiba saya diperlihatkan di bumi , muncul beberapa orang laki - laki yang seram dengan pedang dan pakaian nya seperti tentara Romawi . Tentara ini mereka memotong orang - orang yang banyak dan menyiksa . Saya sangat takut dalam mimpi itu lalu terbangun .
Penglihatan Bocah 9 Tahun : Asteroid Menabrak Bumi , Perang Nuklir , Kebangkitan Nephilim dan Gempa Bumi Raksasa --- sumber situs Hari TUHAN
Anak laki - laki ini menerima penglihatan , dia berada di tempat tidur , tapi saat itu dia belum tidur . Dia mengatakan kepada neneknya bahwa dalam penglihatan itu , dia sedang berdiri di angkasa dan memandang ke bawah ke Bumi , dan tampaknya kepada dia telah ditunjukkan hal - hal yang akan terjadi di masa depan .
Dia mengatakan bahwa dia melihat sebuah asteroid raksasa yang nampak "merah panas membara" bergerak menuju ke bumi . Sementara asteroid itu mendekat , dia mengatakan bahwa tampaknya asteroid itu pecah menjadi beberapa bagian dan menghantam beberapa wilayah , namun menurut dia , tabrakan utamanya akan terjadi di Samudra Atlantik .
Banyak hamba - hamba TUHAN telah mendapatkan penglihatan serupa , dan mengatakan bahwa mereka melihat asteroid itu pecah menjadi beberapa bagian sebelum itu menghujam Bumi , dan bahwa jatuhnya asteroid di Samudera Atlantik itu akan menyebabkan tsunami besar yang tingginya ratusan meter . Ketika tsunami raksasa ini menyapu pantai timur Amerika Serikat dengan kecepatan yang sangat tinggi , kehancuran yang akan diakibatkannya terlalu mengerikan untuk digambarkan dengan kata - kata .
Sesudah tabrakan asteroid terjadi , bocah 9 tahun ini menyaksikan rudal - rudal nuklir yang beterbangan ke seluruh penjuru dunia , dan banyak di antaranya menghantam Amerika Serikat .
Dalam penglihatannya , anak muda ini juga diperlihatkan "manusia - manusia raksasa bertanduk kambing" berkeliaran dan menguasai Bumi . Ada yang mengatakan bahwa bisa jadi ini adalah para Iblis Purbakala yang dilepaskan selama Masa Kesusahan Besar , sementara yang lain mengatakan bahwa yang dia lihat itu sangat mungkin adalah Nephilim .
Dia juga melihat planet Bumi ini terbelah - belah di berbagai wilayah dan sebuah "rekahan raksasa di tengah - tengah benua Amerika".
NOTE : *BERJAGA - JAGALAH , PERSIAPKAN DIRIMU . MASA KESUSAHAN BESAR SEGERA TIBA , TAPI KABAR BAIKNYA "PENGANGKATAN / RAPTURE TERJADI LEBIH DAHULU" . SANGAT MUSTAHIL BERTAHAN DALAM MASA KESUSAHAN YANG MENIMPA SELURUH BUMI*
Wahyu 8 : 8 - 9 (TB) "Lalu malaikat yang kedua meniup sangkakalanya dan ada sesuatu seperti gunung besar, yang menyala-nyala oleh api, dilemparkan ke dalam laut. Dan sepertiga dari laut itu menjadi darah, 9 dan matilah sepertiga dari segala makhluk yang bernyawa di dalam laut dan binasalah sepertiga dari semua kapal."
Yesaya 13 : 3 (TB) "Aku ini telah memerintahkan orang-orang yang Kukuduskan, telah memanggil orang-orang perkasa-Ku untuk melaksanakan hukuman murka-Ku, orang-orang-Ku yang beria-ria dan bangga."
Wahyu 6 : 12 - 14 (TB) "Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah. 13 Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke atas bumi bagaikan pohon ara menggugurkan buah-buahnya yang mentah, apabila ia digoncang angin yang kencang. 14 Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya."
Yesaya 24 : 19 (TB) "Bumi remuk redam, bumi hancur luluh bumi goncang-gancing.
Lukas 17 : 26 (TB) "Dan sama seperti terjadi pada zaman Nuh, demikian pulalah halnya kelak pada hari-hari Anak Manusia."
Yehezkiel 12 : 21 - 23 (TB) "Lalu datanglah firman TUHAN kepadaku:
22 "Hai anak manusia, sindiran apakah itu yang hidup di antara kamu di tanah Israel, yang berbunyi: Sudah lama berselang, tetapi satu penglihatan pun tak jadi? 23 Oleh karena itu katakanlah kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Aku akan menghentikan sindiran ini dan orang tidak akan mengucapkannya lagi di tanah Israel. Sebaliknya, katakanlah kepada mereka: Waktunya sudah dekat dan tiap penglihatan akan jadi."
Grace sertakan ilustrasi video juga .
Shalom ,
TUHAN YESUS memberkati ,
Kesaksian mimpi 29 Januari 2018 oleh : Julien Tacalao
Dini hari saya diperlihatkan seperti di depan agak jauh , di langit ada benda - benda yang aneh dan menakutkan . Seperti langit mengeluarkan bercak - bercak api berjatuhan menuju bumi .
Lalu tiba - tiba saya diperlihatkan di bumi , muncul beberapa orang laki - laki yang seram dengan pedang dan pakaian nya seperti tentara Romawi . Tentara ini mereka memotong orang - orang yang banyak dan menyiksa . Saya sangat takut dalam mimpi itu lalu terbangun .
Penglihatan Bocah 9 Tahun : Asteroid Menabrak Bumi , Perang Nuklir , Kebangkitan Nephilim dan Gempa Bumi Raksasa --- sumber situs Hari TUHAN
Anak laki - laki ini menerima penglihatan , dia berada di tempat tidur , tapi saat itu dia belum tidur . Dia mengatakan kepada neneknya bahwa dalam penglihatan itu , dia sedang berdiri di angkasa dan memandang ke bawah ke Bumi , dan tampaknya kepada dia telah ditunjukkan hal - hal yang akan terjadi di masa depan .
Dia mengatakan bahwa dia melihat sebuah asteroid raksasa yang nampak "merah panas membara" bergerak menuju ke bumi . Sementara asteroid itu mendekat , dia mengatakan bahwa tampaknya asteroid itu pecah menjadi beberapa bagian dan menghantam beberapa wilayah , namun menurut dia , tabrakan utamanya akan terjadi di Samudra Atlantik .
Banyak hamba - hamba TUHAN telah mendapatkan penglihatan serupa , dan mengatakan bahwa mereka melihat asteroid itu pecah menjadi beberapa bagian sebelum itu menghujam Bumi , dan bahwa jatuhnya asteroid di Samudera Atlantik itu akan menyebabkan tsunami besar yang tingginya ratusan meter . Ketika tsunami raksasa ini menyapu pantai timur Amerika Serikat dengan kecepatan yang sangat tinggi , kehancuran yang akan diakibatkannya terlalu mengerikan untuk digambarkan dengan kata - kata .
Sesudah tabrakan asteroid terjadi , bocah 9 tahun ini menyaksikan rudal - rudal nuklir yang beterbangan ke seluruh penjuru dunia , dan banyak di antaranya menghantam Amerika Serikat .
Dalam penglihatannya , anak muda ini juga diperlihatkan "manusia - manusia raksasa bertanduk kambing" berkeliaran dan menguasai Bumi . Ada yang mengatakan bahwa bisa jadi ini adalah para Iblis Purbakala yang dilepaskan selama Masa Kesusahan Besar , sementara yang lain mengatakan bahwa yang dia lihat itu sangat mungkin adalah Nephilim .
Dia juga melihat planet Bumi ini terbelah - belah di berbagai wilayah dan sebuah "rekahan raksasa di tengah - tengah benua Amerika".
NOTE : *BERJAGA - JAGALAH , PERSIAPKAN DIRIMU . MASA KESUSAHAN BESAR SEGERA TIBA , TAPI KABAR BAIKNYA "PENGANGKATAN / RAPTURE TERJADI LEBIH DAHULU" . SANGAT MUSTAHIL BERTAHAN DALAM MASA KESUSAHAN YANG MENIMPA SELURUH BUMI*
Wahyu 8 : 8 - 9 (TB) "Lalu malaikat yang kedua meniup sangkakalanya dan ada sesuatu seperti gunung besar, yang menyala-nyala oleh api, dilemparkan ke dalam laut. Dan sepertiga dari laut itu menjadi darah, 9 dan matilah sepertiga dari segala makhluk yang bernyawa di dalam laut dan binasalah sepertiga dari semua kapal."
Yesaya 13 : 3 (TB) "Aku ini telah memerintahkan orang-orang yang Kukuduskan, telah memanggil orang-orang perkasa-Ku untuk melaksanakan hukuman murka-Ku, orang-orang-Ku yang beria-ria dan bangga."
Wahyu 6 : 12 - 14 (TB) "Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah. 13 Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke atas bumi bagaikan pohon ara menggugurkan buah-buahnya yang mentah, apabila ia digoncang angin yang kencang. 14 Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya."
Yesaya 24 : 19 (TB) "Bumi remuk redam, bumi hancur luluh bumi goncang-gancing.
Lukas 17 : 26 (TB) "Dan sama seperti terjadi pada zaman Nuh, demikian pulalah halnya kelak pada hari-hari Anak Manusia."
Yehezkiel 12 : 21 - 23 (TB) "Lalu datanglah firman TUHAN kepadaku:
22 "Hai anak manusia, sindiran apakah itu yang hidup di antara kamu di tanah Israel, yang berbunyi: Sudah lama berselang, tetapi satu penglihatan pun tak jadi? 23 Oleh karena itu katakanlah kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Aku akan menghentikan sindiran ini dan orang tidak akan mengucapkannya lagi di tanah Israel. Sebaliknya, katakanlah kepada mereka: Waktunya sudah dekat dan tiap penglihatan akan jadi."
Grace sertakan ilustrasi video juga .
Shalom ,
TUHAN YESUS memberkati ,
Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.
Kamis, 01 Februari 2018
Sedikit waktu lagi...(report from Sadhu Sundar Selvaraj )
*Mengingatkan lagi*
Pesan Tuhan dari hamba-Nya
*Sadhu Sundar Selvaraj*
Pertahankan imanmu, sebentar lagi akan masuk testing.
Aku menapis setiap orang yang akan duduk makan perjamuan kawin Anak Domba bersamaKu.
Aku ingin pengantin yang mempunyai jubah yang bersih, _*yang mempunyai karakter2Ku, karakter Kristus*_. Bersiap2 lah dan berjaga2 selalu.
MusuhKu sudah hampir keluar, dia sudah selesai mempersiapkan dirinya untuk tampil.
_*Dia si antikris, dia sangat lembut, sangat sabar, sangat penyayang, dia sangat baik hati, dia sangat sangat sangat segalanya. Itu adalah penampilan luarnya. Yang sesungguhnya, dia adalah serigala yang sangat buas.*_
_Pertahankan Imanmu, pertahankan Imanmu, pertahankan Imanmu._
Aku menebus kalian dengan harga yang sangat mahal, dengan disalibkan.
Pandanglah selalu salibKu. Ingat pengorbananKu untuk kalian. Jangan sia2kan pengorbananKu.
_*Ini testing terakhir sebelum pengangkatan*_.
Ini tempat perhentian terakhir bagi kalian sebelum masuk Kerajaan 1.000 Thn.
_*Jangan gagal, jangan gagal, jangan gagal.*_
Kuatkan hati kalian, bertahanlah, minta selalu pimpinan Roh Kudus.
Dia yang mempersiapkan kalian untuk menjadi pengantinKu.
_*Jaga jubahmu agar tetap bersih, perhatikan apakah minyakmu cukup,*_ supaya pelitamu tetap menyala.
Kuasa Roh Kudus yang membuat pelitamu tetap menyala, sehingga jalan2mu didunia menjadi terang. Waktunya tidak akan lama lagi, musuhKu sudah akan keluar.
_*Ada testing dalam persoalan2 yang mempertaruhkan iman kalian.*_
Aku sudah katakan, Aku akan menyertai kalian sampai akhir zaman, jangan takut, kuatkan hati kalian.
Waktu bergulir akan sangat cepat dan tidak terasa akan tiba waktunya.
Berjaga2, berjaga2, berjaga2 selalu.
Waktu Aku di dunia, Aku selalu memperingati murid2 Ku. Sama seperti Aku memperingatkan Petrus, Yohanes, Yakobus dan teman2nya.
Sekarang juga Roh Kudus yang selalu mengingatkan kalian tentang Aku.
Dia akan memperingatkan kalian selalu. Roh antikris meningkat di semua tempat. Jangan gagal.
_*Kalian yang sudah berjalan jauh bersamaKu jangan gagal. Jangan jadikan gereja tempat setor muka. Jangan jadikan gereja sebagai rutinitas. Berdoalah bagi hamba2 Ku, berdoa bagi pemimpin2 gerejamu. Jangan buang2 waktu kalian, berlombalah untuk mendapatkan mahkotamu.*_
Persiapan Perjamuan Kawin Anak Domba sudah siap.
Hanya yang siap yang akan duduk bersamaKu makan.
_*Periksalah hati kalian, apakah kalian siap?*_
Apakah jubahmu tetap bersih?
Apakah FirmanKu memenuhi pikiranmu?
Sebab dengan firmanKu memenuhi pikiranmu, maka jalan2 mu akan menjadi terang. Sebab Aku adalah Terang.
Berjaga2lah sama seperti Yosua memimpin umatKu masuk tanah perjanjian, sama juga sekarang kalian yang siap adalah Yosua2 perjanjian baru di akhir zaman.
Kuatkanlah hatimu, jangan takut, waktu penuaian tiba.
_*Aku memisahkan domba2Ku yang Aku akan bawa, Bapa yang memilih untuk Ku.*_
Banyak _*domba2 tersesat didalam gereja.*_ *_Mereka akan tertinggal_*. Mereka pergi ke gereja tetapi mereka tidak siap untuk kedatanganKu. Mereka berpikir Aku
tidak akan pernah datang. Ada yang berpikir "oh...itu masih lama".
Mereka berpikir Aku baik dan tidak mungkin pengangkatan terjadi.
Ada yg berpikir itu hanya dongeng2 cerita masa lalu.
_*Mereka ini akan tertinggal.*_
Mereka pergi gereja, tubuh mereka digereja, tetapi pikiran mereka tidak padaKu.
_*Mereka adalah orang2 yang tidak siap untuk menjadi pengantinKu.*_
Mereka akan menyesal setelah mendapatkan bahwa mereka tertinggal.
_*Aku hanya menjemput pengantinKu yang siap*_, yang selalu menjaga karakter2nya, yang mempunyai imitasi karakter Ku, karakter Kristus, yang mempunyai persediaan minyak Roh Kudus.
Hati2lah, berjaga2lah selalu, selama masih ada waktu. Pergunakanlah sebaik2nya, pergunakan kesempatan yang ada untuk lebih dekat padaKu, pada FirmanKu, agar kamu dapat menghadapi hari2 didepanmu.
Sama seperti Aku di tinggalkan murid2Ku waktu Aku ditangkap , begitu juga nanti akan banyak yang menyangkalKu.
Berjaga2lah!!
Waktunya sudah hampir larut malam. Dunia sangat gelap, banyak penyesatan2 yang membuat orang2 percaya menjadi bingung .
Mereka, domba2Ku yang mempunyai persediaan minyak dan berjubah bersih, mempunyai kepekaan untuk membedakan yang baik atau yang jahat.
Berjaga2lah !!!
_*Jangan jual imanmu untuk sebuah jabatan di kantormu. Jangan jual imanmu untuk uang.*_
_*Jangan jual Imanmu untuk makanan bahkan untuk nyawamu sekalipun.*_
Sama seperti bangsa Israel Aku pelihara dipadang gurun, sama juga dengan kalian, Aku. pelihara, jangan mundur !!! Tinggal sedikit waktu lagi, berjaga2 lah !!!
Imanuel.
--
*trimakasih kpd bp Kok Thai telah berbagi kesaksian ini. Seorang sahabat kemarin juga menyaksikan penglihatan bahwa pintu-pintu neraka mulai dibuka..dan setan-setan mulai dilepaskan. Bacalah baik2 nubuat2 dalam kitab Wahyu. Jbu
Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.
Jumat, 26 Januari 2018
Menjadi saluran berkat
Menjadi Saluran Berkat
Teks: Kisah Para Rasul 2:45
"dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing."
Shalom, saudara-saudari terkasih dalam Tuhan Yesus. Mungkin kita pernah mendengar atau menyanyikan lagu lawas ini:
Jadikan aku saluran berkat
(Ira B. Wilson, 1924 | SCHULER | George S. Schuler,1924 | 6/4 Do = C)
Di dalam hidup berliku – liku, banyak keluh dan kesah.
B'ri terangmu di tempat g'lap itu
Girangkanlah yang susah
Reff
Jadikan aku saluran berkat dan pemancar terang Yesus
Jadikan aku, oh Juru s'lamat, saluran berkat bagi s'kalian.
Bagian 2
Undangkanlah kasih-Nya yang murni, Yesus memb'ri ampunan
Yakinkan orang lain dengan bukti
Hidup yang penuh iman
Dahulu saya juga cukup sering menyanyikan lagu ini, namun kurang sungguh-sungguh menghayati arti lagu ini. Lagu ini boleh dibilang semacam nazar di hadapan Bapa di surga: "jika Engkau memberiku umur panjang dan kesehatan maka aku berjanji menjadi saluran berkat."
Terlalu banyak orang Kristen zaman now hanya mencari berkat-berkat Tuhan, makin banyak dan tidak ada kata puas, namun mereka acap lupa akan tugas menjadi saluran berkat.
Dalam kesempatan kebaktian Natal tahun lalu, Pdt. Stephen Tong bercerita tentang Rev. Joel Osteen, seorang televangelis yang sangat terkenal di Amerika. Dan gerejanya sangat besar di suatu bukit di Houston, negara bagian Texas.
Suatu kali Houston mengalami banjir, dan sebagian besar kota itu terendam. Di antara daerah yang tinggi adalah bukit tempat gereja Osteen. Tapi sungguh tidak disangka orang, dia memerintahkan untuk menutup rapat-rapat pintu gerejanya bagi pengungsi. Dia mengatakan bahwa gereja tersebut hanya untuk para anggota. Akhirnya, muncul kartun di surat kabar yang menyindir sikap Osteen.
Gereja yang cair
Demikian pula dengan banyak gereja di negeri ini, kita semua mesti bertobat dari sikap kaku dan legalis sebagai gereja, dan belajar menjadi gereja yang ramah, terbuka dan cair bagi masyarakat. Lihat buku Liquid Church karya Pete Ward.*
Saya juga sedang belajar menjadi seorang Kristen yang cair, mengalir dan menjadi saluran berkat bagi sesama saya. Kira-kira dua tahun lalu saya mulai mengganti doa saya, dari: "Tuhan berkati dan lindungi saya," menjadi "Tuhan, jadikan aku saluran berkat-Mu bagi sesama."
Dan kira-kira awal tahun 2017 Roh Kudus berbisik bahwa Ia akan menyediakan berkat yang cukup agar saya bisa menjadi saluran berkat. Mulai 2017 itulah saya lebih sering merasakan berkat Tuhan yang melebihi kebutuhan saya, sehingga mulai dapat menolong orang-orang di sekitar saya.
Memberi dan menerima
Saya makin dikuatkan juga oleh karya profesor bisnis dari Wharton, Adam Grant. Beliau menulis bahwa di antara pemberi, penerima dan penyeimbang, si pemberilah yang lebih berpeluang mencapai prestasi dalam hidup. Saya jadi tersadar akan kalimat Paulus: "Lebih berbahagia memberi daripada menerima." (Kis. 20:35)
Jika diringkas, prinsip memberi dahulu baru menerima ini dapat disebut "GaTE principle" (Give and Take Economy), dan ini merupakan antitesis daripada ekonomi berbasis keserakahan dan egosentrisme sebagaimana yang kita pelajari dari buku-buku teks ekonomi, misalnya Adam Smith.
Memang sikap keserakahan itu berawal dari ketakutan dan kecemasan akan hari esok. Namun bukankah Yesus mengajarkan kita untuk tidak perlu khawatir akan hari esok? Dalam tindakan memberi itulah sesungguhnya Anda mengambil tindakan iman akan Tuhan yang Mahabaik yang senantiasa membalas apa yang dilakukan orang. Bacalah janji Tuhan:
"Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu." (Luk. 6:38)
Itulah prinsip ekonomi Kerajaan Surga, ekonomi berbasis rasa aman bukan rasa takut, belas kasihan bukan keserakahan. Karena justru dalam memberi dan berbagilah maka individu menemukan makna akan hidupnya.
Dan ekonomi yang sehat dan membahagiakan adalah jika masyarakat terbiasa untuk saling memberi, itulah landasan kohesi sosial. Saya kira nilai-nilai berbagi dan kohesi sosial itu juga merupakan amanat sila keadilan sosial dalam Pancasila.**
Kini saya terus berdoa, "Tuhan. Jadikan saya saluran berkat-Mu yang lebih baik lagi."
Bagaimana dengan Anda?
versi 1.0: 27 januari 2017, pk. 12:43
VC
Catatan:
*terimakasih kepada Bp. Pdt. Dr. Robby Chandra atas seminar beliau tentang Liquid Church, awal desember 2017.
**lihat artikel saya tentang budaya Cin-cai dan welasan dalam terang ekonomi hospitalitas. V. Christianto, Teologi Yesus sobat kita. Penerbit Nulisbuku.com, 2017.
Referensi:
(1) https://letlostgetfound.wordpress.com/2011/07/10/jadikan-aku-saluran-berkat/
(2) Pete Ward. Liquid Church. https://www.amazon.com/Liquid-Church-Pete-Ward/dp/0801047986
(3) Pete Ward. Liquid Ecclesiology. http://www.brill.com/products/book/liquid-ecclesiology
(4) Adam Grant. Give and Take. https://www.ted.com/talks/adam_grant_are_you_a_giver_or_a_taker
(5) Give and take and social solidarity. Url:
Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013, Line: @ThirdElijah, IG: @ThirdElijah
***books: http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://nulisbuku.com/books/view_book/9694/sastra-harjendra-ajaran-luhur-dari-tuhan-a5
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://nulisbuku.com/books/view_book/9661/teologi-yesus-sobat-kita-10-artikel-dialog-antara-teologi-dan-sains
http://nulisbuku.com/books/view_book/9693/jalan-yang-lurus-manual-anak-anak-terang-a5
http://www.mdpi.com/journal/mathematics/special_issues/Beyond_Quantum_Physics_Computation
Teks: Kisah Para Rasul 2:45
"dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing."
Shalom, saudara-saudari terkasih dalam Tuhan Yesus. Mungkin kita pernah mendengar atau menyanyikan lagu lawas ini:
Jadikan aku saluran berkat
(Ira B. Wilson, 1924 | SCHULER | George S. Schuler,1924 | 6/4 Do = C)
Di dalam hidup berliku – liku, banyak keluh dan kesah.
B'ri terangmu di tempat g'lap itu
Girangkanlah yang susah
Reff
Jadikan aku saluran berkat dan pemancar terang Yesus
Jadikan aku, oh Juru s'lamat, saluran berkat bagi s'kalian.
Bagian 2
Undangkanlah kasih-Nya yang murni, Yesus memb'ri ampunan
Yakinkan orang lain dengan bukti
Hidup yang penuh iman
Dahulu saya juga cukup sering menyanyikan lagu ini, namun kurang sungguh-sungguh menghayati arti lagu ini. Lagu ini boleh dibilang semacam nazar di hadapan Bapa di surga: "jika Engkau memberiku umur panjang dan kesehatan maka aku berjanji menjadi saluran berkat."
Terlalu banyak orang Kristen zaman now hanya mencari berkat-berkat Tuhan, makin banyak dan tidak ada kata puas, namun mereka acap lupa akan tugas menjadi saluran berkat.
Dalam kesempatan kebaktian Natal tahun lalu, Pdt. Stephen Tong bercerita tentang Rev. Joel Osteen, seorang televangelis yang sangat terkenal di Amerika. Dan gerejanya sangat besar di suatu bukit di Houston, negara bagian Texas.
Suatu kali Houston mengalami banjir, dan sebagian besar kota itu terendam. Di antara daerah yang tinggi adalah bukit tempat gereja Osteen. Tapi sungguh tidak disangka orang, dia memerintahkan untuk menutup rapat-rapat pintu gerejanya bagi pengungsi. Dia mengatakan bahwa gereja tersebut hanya untuk para anggota. Akhirnya, muncul kartun di surat kabar yang menyindir sikap Osteen.
Gereja yang cair
Demikian pula dengan banyak gereja di negeri ini, kita semua mesti bertobat dari sikap kaku dan legalis sebagai gereja, dan belajar menjadi gereja yang ramah, terbuka dan cair bagi masyarakat. Lihat buku Liquid Church karya Pete Ward.*
Saya juga sedang belajar menjadi seorang Kristen yang cair, mengalir dan menjadi saluran berkat bagi sesama saya. Kira-kira dua tahun lalu saya mulai mengganti doa saya, dari: "Tuhan berkati dan lindungi saya," menjadi "Tuhan, jadikan aku saluran berkat-Mu bagi sesama."
Dan kira-kira awal tahun 2017 Roh Kudus berbisik bahwa Ia akan menyediakan berkat yang cukup agar saya bisa menjadi saluran berkat. Mulai 2017 itulah saya lebih sering merasakan berkat Tuhan yang melebihi kebutuhan saya, sehingga mulai dapat menolong orang-orang di sekitar saya.
Memberi dan menerima
Saya makin dikuatkan juga oleh karya profesor bisnis dari Wharton, Adam Grant. Beliau menulis bahwa di antara pemberi, penerima dan penyeimbang, si pemberilah yang lebih berpeluang mencapai prestasi dalam hidup. Saya jadi tersadar akan kalimat Paulus: "Lebih berbahagia memberi daripada menerima." (Kis. 20:35)
Jika diringkas, prinsip memberi dahulu baru menerima ini dapat disebut "GaTE principle" (Give and Take Economy), dan ini merupakan antitesis daripada ekonomi berbasis keserakahan dan egosentrisme sebagaimana yang kita pelajari dari buku-buku teks ekonomi, misalnya Adam Smith.
Memang sikap keserakahan itu berawal dari ketakutan dan kecemasan akan hari esok. Namun bukankah Yesus mengajarkan kita untuk tidak perlu khawatir akan hari esok? Dalam tindakan memberi itulah sesungguhnya Anda mengambil tindakan iman akan Tuhan yang Mahabaik yang senantiasa membalas apa yang dilakukan orang. Bacalah janji Tuhan:
"Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu." (Luk. 6:38)
Itulah prinsip ekonomi Kerajaan Surga, ekonomi berbasis rasa aman bukan rasa takut, belas kasihan bukan keserakahan. Karena justru dalam memberi dan berbagilah maka individu menemukan makna akan hidupnya.
Dan ekonomi yang sehat dan membahagiakan adalah jika masyarakat terbiasa untuk saling memberi, itulah landasan kohesi sosial. Saya kira nilai-nilai berbagi dan kohesi sosial itu juga merupakan amanat sila keadilan sosial dalam Pancasila.**
Kini saya terus berdoa, "Tuhan. Jadikan saya saluran berkat-Mu yang lebih baik lagi."
Bagaimana dengan Anda?
versi 1.0: 27 januari 2017, pk. 12:43
VC
Catatan:
*terimakasih kepada Bp. Pdt. Dr. Robby Chandra atas seminar beliau tentang Liquid Church, awal desember 2017.
**lihat artikel saya tentang budaya Cin-cai dan welasan dalam terang ekonomi hospitalitas. V. Christianto, Teologi Yesus sobat kita. Penerbit Nulisbuku.com, 2017.
Referensi:
(1) https://letlostgetfound.wordpress.com/2011/07/10/jadikan-aku-saluran-berkat/
(2) Pete Ward. Liquid Church. https://www.amazon.com/Liquid-Church-Pete-Ward/dp/0801047986
(3) Pete Ward. Liquid Ecclesiology. http://www.brill.com/products/book/liquid-ecclesiology
(4) Adam Grant. Give and Take. https://www.ted.com/talks/adam_grant_are_you_a_giver_or_a_taker
(5) Give and take and social solidarity. Url:
Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013, Line: @ThirdElijah, IG: @ThirdElijah
***books: http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://nulisbuku.com/books/view_book/9694/sastra-harjendra-ajaran-luhur-dari-tuhan-a5
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://nulisbuku.com/books/view_book/9661/teologi-yesus-sobat-kita-10-artikel-dialog-antara-teologi-dan-sains
http://nulisbuku.com/books/view_book/9693/jalan-yang-lurus-manual-anak-anak-terang-a5
http://www.mdpi.com/journal/mathematics/special_issues/Beyond_Quantum_Physics_Computation
Kata-kata terakhir Steve Jobs
Kekayaan Alm. Steve Jobs pemilik Apple Computer Rp. 67 Triliun.
Kata2 terakhir Steve Jobs sebelum meninggal:
"Dalam dunia bisnis, aku adalah simbol dari kesuksesan, seakan-akan harta dan diriku tidak terpisahkan, karena selain kerja, hobiku tak banyak.
Saat ini aku berbaring di rumah sakit, merenungi jalan kehidupanku, kekayaan, nama,dan kedudukan, semuanya itu tidak ada artinya lagi.
Malam yang hening, cahaya dan suara mesin di sekitar ranjangku, bagaikan nafasnya maut kematian yang mendekat pada diriku.
Sekarang aku mengerti, seseorang asal memiliki harta secukupnya untuk digunakan dirinya saja itu sudah cukup. Mengejar kekayaan tanpa batas itu bagaikan monster yang mengerikan.
Tuhan memberi kita organ-organ perasa, agar kita bisa merasakan cinta kasih yang terpendam dalam hati kita yang paling dalam. Tapi bukan kegembiraan yang datang dari kehidupan yang mewah — itu hanya ilusi saja.
Harta kekayaan yang aku peroleh saat aku hidup, tak mungkin bisa aku bawa pergi. Yang aku bisa bawa adalah kasih yang murni yang selama ini terpendam dalam hatiku. Hanya cinta kasih itulah yang bisa memberiku kekuatan dan terang.
Ranjang apa yang termahal di dunia ini? Ranjang orang sakit. Orang lain bisa bukakan mobil untukmu, orang lain bisa kerja untukmu, tapi tidak ada orang bisa menggantikan sakitmu. Barang hilang bisa didapat kembali, tapi nyawa hilang tak bisa kembali lagi.
Saat kamu masuk ke ruang operasi, kamu baru sadar bahwa kesehatan itu betapa berharganya.
Kita berjalan di jalan kehidupan ini. Dengan jalannya waktu, suatu saat akan sampai tujuan. Bagaikan panggung pentas pun, tirai panggung akan tertutup, pentas telah berakhir.
Yang patut kita hargai dan sayangi adalah hubungan kasih antar keluarga, cinta akan suami-istri dan juga kasih persahabatan antar-teman."
HARGAI SETIAP DETIK
DALAM KEHIDUPAN KITA, ISI HIDUP KITA DENGAN PERKARA PERKARA YANG TIDAK BISA DIBELI DENGAN UANG.
Semoga bermanfaat...!
Kata2 terakhir Steve Jobs sebelum meninggal:
"Dalam dunia bisnis, aku adalah simbol dari kesuksesan, seakan-akan harta dan diriku tidak terpisahkan, karena selain kerja, hobiku tak banyak.
Saat ini aku berbaring di rumah sakit, merenungi jalan kehidupanku, kekayaan, nama,dan kedudukan, semuanya itu tidak ada artinya lagi.
Malam yang hening, cahaya dan suara mesin di sekitar ranjangku, bagaikan nafasnya maut kematian yang mendekat pada diriku.
Sekarang aku mengerti, seseorang asal memiliki harta secukupnya untuk digunakan dirinya saja itu sudah cukup. Mengejar kekayaan tanpa batas itu bagaikan monster yang mengerikan.
Tuhan memberi kita organ-organ perasa, agar kita bisa merasakan cinta kasih yang terpendam dalam hati kita yang paling dalam. Tapi bukan kegembiraan yang datang dari kehidupan yang mewah — itu hanya ilusi saja.
Harta kekayaan yang aku peroleh saat aku hidup, tak mungkin bisa aku bawa pergi. Yang aku bisa bawa adalah kasih yang murni yang selama ini terpendam dalam hatiku. Hanya cinta kasih itulah yang bisa memberiku kekuatan dan terang.
Ranjang apa yang termahal di dunia ini? Ranjang orang sakit. Orang lain bisa bukakan mobil untukmu, orang lain bisa kerja untukmu, tapi tidak ada orang bisa menggantikan sakitmu. Barang hilang bisa didapat kembali, tapi nyawa hilang tak bisa kembali lagi.
Saat kamu masuk ke ruang operasi, kamu baru sadar bahwa kesehatan itu betapa berharganya.
Kita berjalan di jalan kehidupan ini. Dengan jalannya waktu, suatu saat akan sampai tujuan. Bagaikan panggung pentas pun, tirai panggung akan tertutup, pentas telah berakhir.
Yang patut kita hargai dan sayangi adalah hubungan kasih antar keluarga, cinta akan suami-istri dan juga kasih persahabatan antar-teman."
HARGAI SETIAP DETIK
DALAM KEHIDUPAN KITA, ISI HIDUP KITA DENGAN PERKARA PERKARA YANG TIDAK BISA DIBELI DENGAN UANG.
Semoga bermanfaat...!
---
* terimakasih kepada Pak Kok Thai telah berbagi kisah ini
Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.
Yesus mengetuk
M E N G E T UK P I N TU*
Pernahkah Anda melihat gambar Tuhan Yesus yg sedang berdiri di depan sebuah pintu sambil mengetuk?
Gambar tersebut dibuat oleh seorang seniman bernama Holman Hunt.
Ada peristiwa menarik saat Holman Hunt membuat gambar tersebut.
Ketika ia sudah selesai menggambar, ia ingin mengetahui tanggapan dari rekan-rekannya terhadap gambar Tuhan Yesus yg sedang berdiri di depan pintu dan mengetuk.
Semua rekan-rekannya dgn teliti dan kritis mencoba menemukan kesalahan dalam gambar tersebut.
Namun, rekan-rekannya tersebut tidak dapat menemukan kesalahan, justru mereka memuji gambar tersebut.
Hal ini membuat Holman Hunt tidak merasa puas, ia memanggil rekan-rekannya yg lain dan memintanya mencari kesalahan dgn lebih teliti secara profesional.
Tetapi, mereka pun tidak dapat menemukan kesalahan.
Sampai salah seorang rekannya yg masih amatir merasa menemukan kesalahan yg sangat mendasar, yaitu bahwa Holman Hunt lupa membuat pegangan pembuka pintu.
Akhirnya semua orang setuju itulah kesalahan mendasar yg dibuat Holman Hunt dalam gambar tersebut.
Tetapi, Holman Hunt memberikan jawaban yg mengejutkan semua orang bahwa itu bukan suatu kesalahan atau keteledoran.
Ia sengaja membuat gambar Tuhan Yesus berdiri di depan pintu yg tidak memiliki handel pintu luar, karena itu adalah gambar Tuhan Yesus yg berdiri di depan
*PINTU HATI* , bukan pintu rumah..........
Pintu Hati hanya bisa dibuka dari *dalam*, sehingga tidak ada handel pintu luarnya.
*Dalam kemahakuasaan-Nya, Tuhan Yesus tidak pernah memaksa seseorang untuk percaya kepada-Nya.
Dia tidak pernah menggunakan kuasa-Nya untuk memaksa Saudara bertobat dari dosa-dosa saudara.
Tuhan Yesus mau setiap manusia menggunakan kehendak bebas yg mereka miliki untuk memilih Dia daripada hidup dalam dosa.
Pilihan ini muncul dari suara hati manusia sendiri yg sudah dicerahkan oleh Roh Kudus.*
*Bila saat ini kita masih jatuh bangun dalam dosa, masih menyembunyikan dosa, atau tidak bisa melepaskan dosa, ingatlah Tuhan Yesus sedang berdiri dan mengetuk pintu hati kita.
*Dia tetap menunggu sampai kamu mau membuka pintu hatimu untuk menerima-Nya.*
*Jadi, jangan kunci hatimu ...... bukalah pintu hatimu lewat heningnya doa dan biarkan Tuhan Yesus masuk dan tinggal di dalam hatimu..*
```TUHAN MEMBERKATI```
---
*Terimakasih untuk bu Nelly
Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Aku percaya kepada Allah yang Esa, Bapa yang Mahakuasa, Pencipta langit dan bumi, serta segala sesuatu yang nampak maupun tak nampak. Dan ke...
-
Aku percaya kepada Allah Bapa yang mahakuasa, Khalik langit dan bumi, Dan kepada Yesus kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, Yang di...